Warga Denmark Positif Tertular Virus Zika

Foto Ilustrasi via republika

Seorang warga negara Denmark yang sempat bepergian ke kawasan Amerika Selatan dan Tengah positif tertular virus Zika. Namun, pihak berwenang mengatakan kasus ini bukanlah yang pertama kali dilaporkan menyerang Eropa. Romit Jain dari European Centre for Disease Prevention and Control di Stockholm mengatakan jiak sebelumnya sudah pernah ada kasus infeksi virus Zika di Jerman dan Inggris sebelumnya.

Sarah Rohrbacher dari Badan Kesehatan Masyarakat Swedia menambahkan kasus Zika juga terjadi di Swedia pada musim panas lalu. Rohrbacher mengatakan pasien terinfeksi Zika saat bepergian. Sebelumnya Rumah Sakit Universitas Aarhus menjelaskan seorang pasien yang mengalami demam, sakit kepala, dan nyeri otot ternyata terinfeksi Zika.

Rumah sakit tidak merilis rincian lebih lanjut tapi mengatakan kecil risiko Zika bisa menyebar di Denmark karena nyamuk pembawa virus tidak ada di negara tersebut. Menurut Profesor Lars Ostergaard dari Rumah Sakit Aarhus, kasus itu melibatkan seorang pria muda. Namun dia mengatakan pasien diizinkan pulang setelah dokter memastikan dia telah membaik.

Foto Ilustrasi via republika
Foto Ilustrasi via republika

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO memperkirakan bila virus Zika akan menyebar ke negara-negara Amerika selain Kanada dan Cile. Wabah virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypti ini menyebar dengan sangat cepat di Brasil semenjak Mei lalu namun peneliti mengatakan ada kemungkinan cara penyebaran selain melalui gigitan nyamuk.

Biasanya serangan oleh virus ini bisa menimbulkan gejala ringan sehingga masih belum bisa dipastikan kenapa terjadi wabah yang serius di Brasil. Menurut WHO, virus yang disebarkan nyamuk itu kemungkinan berkaitan dengan 4.000 kasus yang diduga microcephaly di Brazil. Microchepaly adalah kondisi yang mengakibatkan kepala bayi baru lahir berukuran kecil.

Belum ada obat yang bisa mengatasi infeksi virus Zika. Wabah Zika di Brazil dan sedikitnya di 20 negara lain di benua Amerika telah mendorong munculnya peringatan kesehatan publik. Pihak berwenang di El Salvador dan Colombia bahkan telah merekomendasikan agar kaum perempuan menunda rencana hamil. Di Brazil, sebanyak 200.000 tentara disebar ke rumah warga untuk membagikan pamflet berisi saran memberantas nyamuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *