Umat Hindu Merayakan Upacara Tumpek Landep

Upacara Tumpek Landep via viva

Umat Hindu di Bali merayakan upacara Tumpek Landep, Sabtu (12/12). Dalam perayaan hari Tumpek Landep yang jatuh setiap enam bulan sekali pada hari Sabtu wuku Landep, berbagai benda yang terbuat dari besi, logam, dan emas harus dimandikan. Simbolisasi ini tidak jauh beda dengan tata cara malam 1 Suro di Jawa.

“Kalau makna dan arti perayaan Tumpek Landep bukan berarti menyembahyangi keris atau pusaka. Tapi mempertajam pikiran dan Iman kita dalam menciptakan segala keharmonisan antara manusia dengan manusia, manusia dengan segala ciptaannya, manusia dengan Sang Pencipta,” kata Jero Pasksi di kediaman Pererepan Sari, Pedungan, Denpasar, Sabtu (12/12).

Sejak pagi umat Hindu Bali sibuk melakukan sembahyang di pura lingkungan masing-masing. Warga meminta tirta (air suci) pembersihan sebagai Pasupati untuk disiratkan (cipratkan) ke pusaka atau bahan-bahan yang dibuat dari besi agar makin terawat dan Landep. “Peralatan yang kita upacarakan adalah sebuah simbolis. Jika kita memiliki pusaka peninggalan leluhur, maka kita bersihkan sebagai wujud rasa ingat kita kepada segala pemberian dari pendahulu kita yang ditinggalkan. Karenanya kita jaga baik-baik,” ungkapnya.

Upacara Tumpek Landep via viva
Upacara Tumpek Landep via viva

Sebelum diupacarai, seluruh benda itu harus dibersihkan terlebih dahulu agar benda-benda itu dapat dimanfaatkan dengan baik serta berguna untuk kebajikan. “Setelah itu dilakukan upacara pembersihan menggunakan kelengkapan sarana banten, rangkaian janur kombinasi bunga dan buah-buahan untuk dipersembahkan kepada Sang Pencipta,” jelasnya.

Ritual Tumpek Landep biasanya dilakukan di setiap rumah dan perkantoran yang dilakukan dari pagi hingga sore untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam manifestasinya sebagai Dewa Senjata. Tumpek Landep sekaligus merupakan Pujawali Betara Siwa yang berfungsi melebur dan memralina (memusnahkan) kembali ke asalnya.

Upacara ini digelar setiap 210 hari sekali dan merupakan wujud puji syukur umat Hindu Bali kepada Tuhan atas segala senjata dan alat transportasi yang membantu dan mempermudah dalam kehidupan sehari-hari. Ritual Tumpek Landep ini juga dimaksudkan untuk memohon keselamatan karena senjata dan kendaraan itu memberi perlindungan kepada pemakainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *