Tragedi Truk Lindas Kerumunan Manusia di Nice, Prancis

Tragedi berdarah kembali terjadi. Setelah maraknya pengeboman yang menggempur wilayah Timur Tengah, kali ini Prancis menjadi sasaran selanjutnya. Sebuah pembunuhan massal terjadi di bagian selatan Prancis, Kota Nice.

Peristiwa yang disinyalir berhubungan dengan aksi terorisme ini terjadi pada Kamis (14/7) pukul 22.30 waktu setempat. Saat itu kerumunan warga sedang merayakan hari nasional Prancis, Bastille Day. Tiba-tiba sebuah truk datang dan menggilas kerumunan manusia tersebut. Tak hanya menggilas, pengemudi truk itu juga menembaki lautan manusia yang ada di Kota Nice.

Puluhan Korban Berjatuhan di Nice

Korban berjatuhan [image source]
Karena kejadian tersebut, sebanyak 80 orang meninggal dunia dan tercatat 18 orang terluka parah. Kejadian tersebut ditetapkan oleh pihak berwenang Prancis sebagai aksi terorisme. Namun, belum diketahui siapa dalang dibalik peristiwa berdarah di Nice ini.

Salah seorang saksi mata mengungkapkan, truk tersebut sengaja melintas di tengah kerumunan dengan cara berzigzag agar dapat melindas banyak orang. Dilaporkan, truk tersebut melaju dengan kecepatan 30 mph. Truk tersebut bermuatan senjata dan granat aktif.

Pengemudi truk tersebut telah ditembak mati oleh kepolisian setempat. Dari ID sang pelaku, diketahui bahwa ia adalah seseorang berusia 31 tahun yang memiliki dua kebangsaan, yaitu Prancis dan Tunisia.

François Hollande Perketat Penjagaan di Prancis

François Hollande [image source]
Tragedi mengerikan tersebut terjadi 8 bulan setelah penyerangan pada Bulan November silam. Hal itu membuat presiden Prancis, François Hollande semakin memperketat penjagaan di negaranya.

“Prancis sedang berada di bawah ancaman teroris Islam,” katanya. Ia menyatakan bahwa Prancis tak akan menyerah menghadapi mereka.

Hollande akan mengaktifkan operasi Sentinel, yaitu sebuah operasi dengan penjagaan ketat dari 10.000 personil keamanan. Hollande menambahkan, pihaknya akan memperkuat serangan udara ke Irak dan Syria.

Rihanna Selamat dari Aksi Terorisme Nice

Rihanna [image source]
Dikabarkan, Rihanna berada di Kota Nice saat serangan terjadi. Ia tengah mempersiapkan diri untuk konsernya yang akan digelar di Allianz Riviera. Konser yang bertajuk ‘Anti World Tour’ tersebut terpaksa dibatalkan.

Dilansir dari TMZ, body guard Rihanna bergerak cepat dengan segera mengeluarkannya dari kota Nice.

Maraknya aksi terorisme belakangan ini membuat masyarakat dunia dirundung ketakutan. Karena itu, kita harus semakin waspada dan lebih memperhatikan lingkungan sekitar. Segera laporkan pada pihak berwajib jika menemui kejanggalan di sekitar lingkungan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *