Simpang Siur Sebab Penonaktifan Ruhut Sitompul

Kabar mengejutkan datang dari Partai Demokrat pimpinan mantan presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Ia baru saja menonaktifkan juru bicara partai, Ruhut Sitompul. Alasan penonaktifan Ruhut Sitompul tersebut seperti diungkapkan SBY sebagai berikut.

Dari : Ketum PD
Kepada : Sdr Ruhut Sitompul

1. Saya mengikuti dinamika perpolitikan dewasa ini dan saya nilai saudara benar-benar tidak mengikuti kebijakan dan garis partai terutama Ketum PD karena pernyataan-pernyataan yang saudara keluarkan tidak mencerminkan posisi PD dan garis saya selaku Ketum PD.

2.Sudah cukup sering saya berikan peringatan terhadap pernyataan saudara, tetapi tidak diindahkan. Terus terang ini sangat merugikan kepentingan PD ke depan.

3.Melalui sistem yang belaku di PD, saya mempertimbangkan tindakan yang tepat untuk saudara. Dan untuk sementara saya menonaktifkan kedudukan saudara sebagai koordinator Jubir PD.

4. Untuk diindahkan dan dilaksanakan.

Ruhut sendiri sudah mendengar kabar pencopotan dirinya. Menurut kabar yang beredar ia dipindahtugaskan menjadi Ketua Departemen bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Dewan Pimpinan Pusat Demokrat.

Penonaktifan Ruhut Terkait Penangkapan Putu Sudiarta

Putu Sudiarta [image source]
Putu Sudiarta [image source]
Menanggapi kabar penonaktifan dirinya tersebut, Ruhut berkicau di akun Twitternya. Ia menuding adanya orang-orang Partai Demokrat yang ketakutan padanya.

‘Ha ha ha orang-orang stresssssssss yang ketakutan melihat aku di Partai Demokrat, maunya aku dipecat dari PD, kacian deh apa Pak SBY berani pecat,’ kicaunya.

Berbeda dengan alasan SBY, Ruhut menilai penonaktifan dirinya lantaran terkait dengan penangkapan Anggota Komisi III DPR Putu Sudiarta oleh KPK.

“Si Putu tertangkap tangan, aku tetap merujuk pakta integritas. Aku bilang pecat! Kawan-kawan tersinggung. Dipimpin oleh Amir (Syamsuddin -red), dia mengumpulkan orang-orang gua (jubir-jubir PD -red). Lalu bikin pernyataan Putu itu bukan tertangkap tangan. Padahal tertangkap tangan, betul aku. Setelah bisa diuraikan KPK tangkap tangannya, kenapa mereka masih diam saja,” kata Ruhut.

Dari penangkapan tersebut, ia menduga adanya oknum internal yang meminta SBY untuk mencopot Ruhut dari jabatan juru bicara Partai Demokrat.

Selain kedua alasan tersebut, ada satu lagi alasan perihal pencopotan Ruhut yang disampaikan oleh Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto. Ia mengeluarkan pernyataan bahwa saat ini Partai Demokrat sedang mengadakan penyegaran pengurus, termasuk posisi Ruhut Sitompul.

“Kami lagi ada penyegaran pengurus DPP. Penyegaran pengurus termasuk reposisi jabatan Bang Ruhut. Ingin memberikan kesempatan kepada kader lain,” ungkap Didik.

Namun, saat dikonfirmasi mengenai reposisi kader lain, Didik tak memberi keterangan lebih jauh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *