Kisah Polwan Indonesia Pertama Berdarah Tionghoa, Anna Lao

Anna Lao Tjiao Leang

Dalam rangka hari jadi Polwan yang ke-67, Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) memberikan penghargaan kepada seorang nenek bernama Anna Lao Tjiao Leang yang dulunya pernah menjadi seorang Polwan.

Perjalanan hidupnya selama mengabdi kepada negara sangat menarik untuk diulas. Mengingat saat itu umur Polwan masih seumur jagung, tentu tugas para Polwan penuh tantangan. Seperti apa kisah Anna? Berikut ini informasinya

1. Sejak Kecil Memimpikan Pekerjaan Yang Menantang

Nenek sepuluh cucu tersebut bercerita tentang awal mula ia menaruh perhatian pada rofesi Polwan yang dibentuk pertama kali pada tanggal 1 september 1948 di Bukittinggi. Usulan pembentukan Polwan muncul dari beberapa organisasi wanita yang berkaca pada zaman penjajahan Belanda dulu. Para pejabat Belanda akan meminta bantuan istri-istri mereka untuk memeriksa para wanita dan anak-anak yang terlibat dalam kejahatan. Setelah disetujui akhirnya Polwan resmi didirikan dengan anggota pertama berjumlah 6 orang. Mereka terdiri dari Nelly Pauna Situmorang, Mariana Saanin Mufti, Djasmaniar Husein, Rosmalina Pramono, Dahniar Sukoco, dan Rosnalia Taher.

Anggota Polwan pertama
Anggota Polwan pertama [image source]
Sejak kecil Anna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *