Delay Belasan Jam, Lion Air Tuai Protes Penumpang

Transportasi umum diharapkan dapat melayani kebutuhan masyarakat secara maksimal. Namun, hal itu tidak selalu dapat terpenuhi dengan baik. Pasti ada saja sebab yang membuat hal tersebut tak berjalan dengan lancar.

Salah satunya yang dialami oleh maskapai penerbangan Lion Air. Pada Minggu (31/7) tercatat 5 penerbangan mengalami delay. Hal tersebut tentunya membuat para penumpang geram. Apalagi delay tersebut dikabarkan berlangsung selama belasan jam.

Penerbangan yang mengalami delay hingga belasan jam tersebut antara lain, JT 650, Cengkareng-Lombok JT 630, Cengkareng-Bengkulu, JT 590, Cengkareng-Surabaya, JT 582, Cengkareng-Surabaya, JT 526, Cengkareng-Banjarmasin. Dua penerbangan Lion Air, yaitu JT 650 dan JT 630 yang sedianya berangkat pukul 20.00 dan 16.20 mengalami penundaan sekitar 12 jam. Sedangkan ketiga penerbangan lainnya sudah diberangkatkan hari ini.

Delay Lion Air Akibat Masalah Operasional

Kondisi bandara saat delay [image source]
Kondisi bandara saat delay [image source]
Pihak Lion Air menginformasikan delay belasan tersebut adalah akibat dari masalah operasional. Saat pergantian kru, Lion Air terkena limitasi jam operasional bandara tujuan. Oleh karena itu, Lion Air harus menunda penerbangan sampai pagi hari.

“Penyebab utama dari delay ini adalah masalah operasional di mana kami harus mengganti kru dikarenakan dampak delay pada siang hari yang disebabkan oleh masalah operasional dan terdapat beberapa pesawat yang mengalami masalah teknikal sehingga dampaknya kami harus melakukan penggantian kru pada penerbangan tujuan Lombok, Bengkulu, Surabaya dan Banjarmasin. Pada saat melakukan penggantian kru, kami terkena limitasi jam operasional Bandara tujuan sehingga kami harus menunda penerbangan sampai pagi hari ini,” terang Edward Sirait, Direktur Umum Lion Air.

Lewat pernyataan tertulis, Edward Sirait juga menyebutkan bahwa Lion Air telah melakukan manajemen delay dan memberikan kompensasi pada para penumpang sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sudah kami berikan kompensasi atas keterlambatan. Semua jadwal akan kami berangkatkan hari ini, ” katanya.

Penumpang Lion Air Blokir Runway dan Eskalator Bandara

Sebelumnya, Lion Air menginformasikan pada para penumpang bahwa sebab delay adalah karena kondisi cuaca yang buruk. Namun beberapa jam kemudian mereka meralat berita tersebut dengan menyebutkan adanya masalah operasional. Delay belasan jam kemudian membuat penumpang geram dan melakukan aksi protes.

Para penumpang Lion Air sempat memblokir runway di Terminal 1 A. Selain memblokir runway, penumpang yang geram ini juga sempat memblokir eskalator bandara. Aksi tersebut adalah bentuk protes penumpang yang merasakan ketidaknyaman akibat delay belasan jam dan harus bermalam di bandara.

Penumpang bermalam di bandara [image source]
Penumpang bermalam di bandara [image source]
“Ya pada istirahat semua, ya seadanya aja tidur-tidur di kursi atau lantai. ada yang was-was juga kalau besok pagi masih delay,” ungkap salah satu penumpang Lion Air.

Penumpang lainnya juga mengungkapkan kompensasi sebesar 200 ribu rupiah sebagai ganti kamar hotel. Pihak Lion Air tak bisa mencarikan penginapan karena banyaknya korban delay Lion Air.

“Katanya tidak bisa ke penginapan karena penuh dan kita jumlahnya banyak. Ya tidur-tiduran saja di lantai. Kasihan yang balita dan ibu-ibu,” ujar Winry.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *