Terkait Masalah, Penertiban Bukit Duri Dilakukan Bulan Depan

Langkah gubernur DKI Jakarta untuk merubah wajah ibukota semakin gencar. Beberapa tahun ini penertiban suatu wilayah sudah dilakukan. Salah satunya dan yang sempat membuat ramai adalah kawasan Kalijodo.

Selain kawasan tersebut, baru-baru ini Ahok juga akan menertibkan wilayah Bukit Duri. Kawasan bantaran sungai yang terletak di Jakarta Selatan tersebut menurut rencana akan ditertibkan bulan depan. Penertiban yang sebelumnya akan dilaksanakan pada Bulan Juni tersebut mengalami penundaan karena beberapa kendala.

Gugatan Class Action Oleh Warga Bukit Duri

Ungkapan protes warga [image source]
Salah satunya adalah gugatan class action yang diajukan oleh warga. Gugatan ini diajukan oleh warga Bukit Duri karena menurut mereka Pemprov DKI Jakarta dinilai tidak memiliki dasar hukum untuk melanjutkan progam normalisasi Sungai Ciliwung.

“Kami tunggu hasil sidang dulu seperti apa dan putusannya. Mungkin akan kami tunda,” ujar Noverra, Pejabat Bagian Hukum Pemerintah Kota Jakarta Selatan

Selain Pemprov DKI Jakarta, Pemkot Jakarta Selatan, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) turut digugat mengenai penertiban Bukit Duri ini.

Rusun Rawa Bebek Belum Siap Ditempati

Rusun Rawa Bebek [image source]
Di lain pihak, Ahok menyatakan penertiban Bukit Duri yang tertunda ini adalah karena Rusun Rawan Bebek yang disediakan di Jakarta Timur belum siap. Ia menuturkan banyak warga yang belum mau pindah ke rusun karena fasilitas di sana belum berfungsi dengan baik.

“Kita mau di Rawa Bebek ini soal airnya, apanya, (sudah) siap,” tutur Ahok.

Dilansir dari Metro TV News, saat ini sudah tercatat sebanyak 48 kepala keluarga yang bersedia pindah ke rusun Rawa Bebek. Pemindahan tersebut dilakukan sepenuhnya setelah rusun benar-benar siap dihuni dengan fasilitas yang memadai.

Saat ditanya bagaimana tindakan Ahok jika warga bersikeras menolak penertiban, Ahok dengan tegas akan menggugat warga. Medirikan bangunan di kawasan bantaran sungai merupakan tindakan melanggar hukum dan merusak lingkungan.

“Mereka (warga) telah mereklamasi (sungai), merusak lingkungan. Saya punya bukti kok, sungai direklamasi dulu, dipasangin tanah sama mereka,” pungkas Ahok.

Penertiban suatu wilayah adalah langkah yang bijak untuk menyelamatkan suatu lingkungan. Apalagi jika yang ditertibkan adalah daerah pinggiran sungai. Mengenai hal tersebut sebaiknya pemerintah dan masyarakat berkoordinasi dengan baik agar tak menimbulkan masalah baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *