Usia Senja Tak Kalahkan 4 Orang Ini Taklukkan Puncak Gunung

Saat berusia senja, kita akan mengalami penurunan dalam berbagai macam kemampuan. Kita mungkin tak lagi bisa mengingat beberapa peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Bisa jadi kita tak lagi bisa berjalan sejauh saat masih muda, bahkan menaklukkan ketinggian puncak gunung menjadi hal yang mustahil.

Di masa ini kita akan banyak meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang tak banyak membutuhkan tenaga. Namun, lain halnya dengan 4 orang ini. Empat orang berusia senja ini tak mau kalah dengan tubuh renta mereka dan berani menaklukkan puncak gunung. Siapa saja mereka? Simak yuk ulasan di bawah ini.

1. Willem Tasiam, Taklukkan Puncak Gunung Dalam Hitungan Jam

Willem Tasiam [image source]
Willem Tasiam [image source]
Bagi Willem Tasiam tak ada yang tak mungkin. Pria berusia 58 tahun ini berhasil menaklukkan 45 puncak gunung hanya dalam waktu 40 hari. Hebat bukan? Ia tercatat telah melakukan pendakian maraton secara solo sejak tahun 2014. Diantara puncak gunung yang berhasil ditaklukkannya adalah puncak Gunung Rinjani 3.726 mdpl, Gunung Tambora 2.850 mdpl, dan Gunung Semeru 3.676 mdpl. Semua puncak tersebut berhasil ditaklukkannya hanya dalam hitungan jam! Baginya, mendaki gunung adalah hobi yang tak tergantikan. Saat ditanya tentang rasa takut, ia menjawab, ‘Takut ya pasti, tapi itu semua tergantung manage kita di otak’.

2. Kartini Petualang, Taklukkan Gunung di Indonesia Sampai Mancanegara

Karyini Petualang [image source]
Karyini Petualang [image source]
Pendaki gunung wanita sangat jarang ditemui, apalagi yang tergolong dalam usia senja. Sri Bimastuti Abimayu adalah salah satunya. Wanita kelahiran tahun 1955 ini adalah pendaki gunung tertua di Indonesia. Ia pernah mendaki Gunung Kilimanjaro 5.985 mdpl dan Gunung Damavand 5.671 mdpl. Kemudian ia bersama temannya, Yta Gultom, berhasil menapakkan kaki di puncak Gunung Kalapathar 5.555 mdpl serta puncah Gunung Imja Tse 6.017 mdpl. Ia bersama rekan pendaki gunung lainnya merancang sebuah ekspedisi pendakian ‘Kartini Petualang Ekspedisi 555’ yang beranggotakan wanita-wanita berusia 50 tahun ke atas.

3. Himawan Tedjomulyono, Pendaki Gunung Pencetak Rekor MURI

Himawan Tedjomulyono [image source]
Himawan Tedjomulyono [image source]
Usia senja kerap diidentikkan dengan kondisi tubuh yang renta. Namun, hal ini tak berlaku bagi Himawan Tedjamulyono. Pria berusia 72 tahun ini berhasil mencetak rekor MURI sebagai pendaki gunung tertua di Indonesia. Rekor tersebut tercatat pada tahun 2009 atas keberhasilannya menaklukkan puncak Gunung Kerinci di tahun 2008. Saat hidup, Himawan berhasil menaklukkan 29 puncak gunung yang ada di Indonesia. Rahasia kebugaran tubuhnya ini adalah dengan cara mengatur pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsinya.

4. Yuichiro Miura, Pendaki Tertua Gunung Everest

Yuichiro Miura [image source]
Yuichiro Miura [image source]
Tua-tua keladi adalah julukan yang pas bagi Yuichiro Miura. Pria asal Jepang ini sebelumnya adalah pemegang rekor dunia sebagai pendaki tertua Gunung Everest pada usia 76 tahun. Namun, rekor tersebut berhasil dipecahkan oleh orang lain. Tak mau rekornya diserobot orang, Miura kembali menaklukkan Puncak Everest 8.848 mdpl pada usia 80 tahun. Pendakian ini adalah kali ketiga Miura menapakkan kakiknya di puncak yang kerap merenggut nyawa para pendaki.

Itulah 4 orang berusia senja yang tak mau kalah dengan kondisi tubuh mereka. Kalau disimak baik-baik, orang ini bisa menaklukkan puncak gunung karena tekad dan keberanian mereka. Mereka juga memelihara pola pikir tak kenal rasa takut. Patutlah kita tiru pola pikir mereka ini.

One Comment

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *