Gisele Bundchen dan Pesan Menyentuh Pesta Pembukaan Olimpiade Rio 2016

Olimpiade Rio 2016 telah resmi dibuka Jumat malam (5/8) atau Sabtu pagi di stadion Maracana, Rio de Janeiro. Pembukaan olimpiade Rio 2016 ini berlangsung dengan meriah, meskipun terdapat rumor adanya pengurangan dana dan pengisi acara.

Supermodel Gisele Bundchen menjadi pusat perhatian di acara pembukaan tersebut. Ia menghipnotis jutaan mata pengunjung saat berjalan di catwalk diiringi lagu The Girl from Ipanema. Mengenakan gaun berkilauan, Gisele berujar bahwa catwalk tersebut merupakan yang terpanjang selama kariernya.

Gisele bundchen bukan satu-satunya selebritis yang terlibat dalam pagelaran seni pembukaan Olimpiade Rio 2016 ini. Deretan artis penyanyu Brazil Gilberto Gil, Caetano Veloso, dan Anitta juga terlibat di dalamnya. Sayangnya, legendaris bola Pele urung tampil dalam pembukaan tersebut dikarenakan alasan kesehatan.

Acara pagelaran seni besutan sutradara terkenal Brazil, Fernando Mirelles ini berlangsung sekitar 45 menit. Setelah itu disusul dengan defile atlet dari 205 negara peserta Olimpiade Rio 2016. Defile Indonesia sendiri dipimpin oleh atlet lompat jauh Maria Londa.

Pesan Untuk Peduli Pada Planet Bumi di Pembukaan Olimpiade Rio 2016

Simbol perdamaian yang berubah menjadi pohon [image source]
Simbol perdamaian yang berubah menjadi pohon [image source]
Sarat akan kemeriahan, pembukaan Olimpiade Rio 2016 juga membawa sebuah pesan yang sangat menyentuh yaitu, mengajak dunia untuk lebih peduli dengan planet bumi. Dalam pembukaan pesta olahraga akbar tersebut ditampilkan beberapa gambar mengenai kondisi bumi yang mengenaskan seperti gumpalan awan karbon dioksida, gas rumah kaca yang menyelimuti atmosfir langit. Selain itu juga ditampilkan gambar beberapa kota seperti Amsterdam, Florida, Shanghai, Dubai yang mengalami banjir akibat naiknya permukaan air laut.

Lewat pembukaan Olimpiade Rio ini Brazil juga ingin menunjukkan image sebagai negeri yang ramah dan hangat. Fernandi Meirelles selaku sutradara dari pagelaran seni pembukaan Olimpiade Brazil berharap acara ini menjadi obat depresi di Brazil.

“Setelah masyarakat Brasil melihat upacara pembukaan ini, maka saya harap mereka bisa berkata, ‘Kami adalah orang baik, etnis kami beragam. Kami hidup bersama-sama, kami tidak pernah ingin berperang, kami adalah masyarakat yang damai, kami tahu bagaimana menikmati hidup dan selalu senang.'” ungkap Fernando.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *