Pak Raden Jual Lukisan Demi Biaya Berobat

Pak Raden via detik

Memiliki segudang karya dan penampilan yang unik membuat Pak Raden begitu terkenal.
Sosoknya memang seakan sulit untuk dilupakan. Pasalnya, pria yang sering beraksi dengan mengenakan beskap Jawa dan kumis tebal itu memang begitu mudah diingat. Apa lagi jika bicara mengenai karyanya yang paling melegenda, Si Unyil.

Pak Raden via detik
Pak Raden via detik

Namun hal itu ternyata tak membuat Pak Raden bisa menikmati hasil dari karyanya di masa tua. Pemilik nama asli Suyadi tersebut diketahui mengalami ekonomi yang cukup sulit di usia senjanya. Bahkan untuk biaya berobat ke rumah sakit aja, seniman lulusan Institut Teknologi Bandung itu harus menjual lukisannya ke Prabowo Subianto seharga Rp 50 juta.

Awalnya, Pak Raden berniat menjual lukisan yang diberi judul Perang Kembang kepada Joko Widodo yang saat itu masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta tepat pada 13 September 2013 lalu. Dia pun membawa lukisannya ke Balai Kota Jakarta, namun Joko Widodo saat itu sedang tidak berada di kantornya.

Pak Raden diketahui memang sudah cukup lama mengalami penyakit pada bagian kaki yang membuatnya harus duduk di kursi roda. Biaya pengobatannya pun tidak murah. “Kalau saja laku, hasil menjual lukisan ini akan saya gunakan untuk berobat kaki saya,” kata Pak Raden pada waktu itu yang terlihat menghadiri sebuah acara dengan mengenakan kursi roda.

Kini Pak Raden telah meninggal dunia pada usia 82 tahun di Rumah Sakit Pelni Petamburan, Jakarta Pusat setelah sebelumnya sempat mengalami kritis, Jumat (30/10) pukul 22.20 WIB. Pak Raden sempat dirawat akibat tidak sadarkan diri. Namun, belum ada informasi secara pasti penyakit apa yang diderita Pak Raden.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *