4 Negara Pengekspor Ponsel Terbanyak Ke Indonesia

Ponsel Korea Selatan

Tak berlebihan memang jika menyebut sebagian besar orang Indonesia tak bisa lepas dari ponsel atau smartphone. Gadget tersebut seakan sudah menjadi candu. Banyaknya minat konsumen terhadap ponsel membuat para produsen ponsel berbondong-bondong mengekspor ke Indonesia.

Karena penduduknya banyak, permintaan akan ponsel juga semakin banyak. Indonesia sudah seperti sebuah ladang subur bagi para produsen dari berbagai negara. Dari sekian banyak pengekspor, berikut ini adalah 4 negara yang paling banyak memasok ponsel untuk Indonesia.

1. China

China adalah negara yang paling banyak mengekspor produk ponselnya ke Tanah Air. Selain ponsel, sebenarnya juga ada beberpa produk lainnya, tapi yang paling besar memang produk ponsel. Tahun 2013 kemarin, bahkan impor Hp dari China bisa mencapai 190,3 ton.

Ponsel China
Ponsel China [image source]
Jika dibandingkan dengan produsen lainnya China memang unggul soal harga. Meskipun kualitas produknya tak sebaik produsen lain seperti Apple, Samsung maupun Microsot. tapi banyak orang indonesia yang membelinya karena harganya murah.

2. Vietnam

Pengekspor terbesar selanjutnya adalah negara Vietnam. Jangan dikira karena memiliki kondisi ekonomi yang tak sebaik Indonesia, Vietnambtidak mampu merajai pasar ponsel di Indonesa. Nyatanya, walaupun ekonominya lemah, Vietnam adalah pengekspor ponsel yang menyaingi China.

Ponsel Vietnam
Ponsel Vietnam [image source]
Bahkan pernah pada April 2013 yang lalu, nilai impor produk Vietnam jauh lebih besar dibanding nilai impor produk China. Yaitu sebesar USD 23,2 juta untuk Vietnam sedangkan USD 22,2 Juta untuk negeri tirai bambu China.

3. Meksiko

Selain neagara Asia, negara barat seperti Meksiko juga ikut andil dalam menggaet konsumen Indonesia. Mungkin banyak yang belum mengetahu bahwa tak sedikit pula ponsel yang beredar di Indonesi adalah hasil impor dari Meksiko.

Ponsel Meksiko
Ponsel Meksiko [image source]
Memang nilai ekspornya tak sebanyak China dan Vietnam. Yaitu hanya berkisar antara USD 10 juta saja tiap bulannya. Bahkan di tahun 2013,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *