NASA Lakukan Penelitian Gerhana Matahari Total Di Maba

Proses Gerhana Matahari via bbc

Ilmuwan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) melakukan penelitian di saat bulan mulai menutupi matahari di langit Maba, Halmahera, Rabu (9/3). Empat ilmuwan NASA dikirim ke Indonesia, khusus untuk mengamati fenomena gerhana matahari total, akan memanfaatkan waktu singkat fase totalitas gerhana yang durasinya hanya sekitar 3 menit 20 detik.

Ilmuwan Goddard Space Flight Center NASA, Nelson Reginald mengatakan gerhana matahari total merupakan kesempatan untuk mengamati korona matahari secara lebih jelas. Karena biasanya korona kalah terang dari pancaran mentari sehingga tidak terlihat. Korona menarik bagi para ilmuwan karena diyakini menyimpan kunci sejumlah misteri.

NASA menggunakan imaging spectrograph of cornal electrons, instrumen teknologi yang menggabungkan kamera polarisasi dengan spektograf yang dilengkapi empat filter teleskop. Penelitian korona saat gerhana matahari total punya arti penting. Penelitian yang dilakukan NASA bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Proses Gerhana Matahari via bbc
Proses Gerhana Matahari via bbc

NASA memilih melakukan pengamatan dari Maba lantaran ini area paling timur sekaligus paling tengah dari lintasan. Gerhana ini cukup spesial lantaran berlangsung di daerah tropis. Atmosfernya sangat stabil hingga resolusi pengamatan lebih tinggi karena tidak terhalang awan maupun getaran cuaca. Maba memiliki jumlah awan dan potensi hujan paling rendah.

Pada saat gerhana karena cahaya matahari tak terlalu kuat, peneliti mendapat kesempatan lebih melihat bagian-bagian matahari. Korona memang selalu terlihat, tapi jutaan kali lebih terang dari permukaan matahari. Biasanya korona menyatu dengan cahaya di sekelilingnya. NASA memanfaatkan ini untuk mempelajari polarisasi cahaya di bagian dalam korona.

Mereka mencatat informasi penting terkait dengan temperatur dan kecepatan perpindahan elektron pada bagian tersebut. Meskipun sama-sama berada di Maba, tim LAPAN dan NASA memiliki fokus penelitian berbeda. NASA meneliti temperatur dan kecepatan spektrum di korona matahari, sementara LAPAN mengamati spektrum di korona bagian bawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *