Sebuah Ledakan Terjadi di Central Park, New York

Belakangan ini kita sering membaca berita tentang aksi terorisme yang banyak dibahas oleh media. Mulai dari aksi bom bunuh diri di Bandara Internasional Istanbul, penyanderaan di Dhaka, Bangladesh, dan pengeboman di Baghdad. Organisasi Islam radikal ISIS mengaku bertanggung jawab atas aksi terorisme keji tersebut.

Sebuah ledakan kembali mengguncang jagad media dunia maya. Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu (3/7) pukul 11 siang waktu setempat di Central Park, New York. Setelah diusut oleh pihak kepolisian, ledakan bersumber dari kembang api rakitan.

“Kami tidak melihat label komersial pada bagian kembang api. Tidak ada ancaman di New York pada perayaan 4 Juli nanti,” ungkap John O’Connell, Wakil Kepala NYPD.

Saksi mata mengatakan, sebuah ledakan besar membuat burung-burung ketakutan dan berterbangan dari pepohonan. Ledakan yang terjadi di tengah maraknya aksi terorisme itu menimbulkan ketakutan masyarakat sekitar.

Kembang api rakitan diperkirakan sudah sehari berada di Central Park. Menurut komandan penjinak bom, Letnan Mark Torre, kembang api tersebut merupakan rakitan seorang amatir. Menurut perkiraannya, kembang api yang dibungkus dalam sebuah tas coklat itu tidak dimaksudkan untuk menyakiti orang. Ia ditinggalkan oleh perakitnya saat dikira tidak berfungsi.

Menyebabkan Seorang Korban Kehilangan Sebelah Kakinya

Connor ditandu menuju rumah sakit Bellevue [image source]
Connor ditandu menuju rumah sakit Bellevue [image source]
Meskipun bukan aksi terorisme, kembang api yang meledak di Central Park, New York menelan korban. Seorang turis laki-laki dari Virginia Utara bernama Connor Golden (18 tahun) harus kehilangan sebelah kakinya.

Saat itu ia sedang berjalan-jalan bersama kedua temannya, Thomas Hinds dan Matthew Stabile. Ketika Connor melompat dari sebuah batu, ia kemudian menginjak kembang api dan menyebabkan ledakan.

“Aku berjalan di depannya dan tiba-tiba terjadi sebuah ledakan yang sangat dahsyat di belakangku. Saat aku menoleh, Connor sudah tergeletak di sana. Sebelah kakinya hilang dan ia merintih kesakitan,” jelas Thomas Hinds.

Connor segera dilarikan ke Rumah Sakit Bellevue untuk mendapatkan perawatan intensif. Karena ledakan tersebut, ia mengalami luka di wajah dan harus kehilangan kaki kirinya. Setelah menjalani beberapa operasi, ia dinyatakan dalam kondisi yang stabil. Kedua temannya tak mengalami luka.

Central Park New York Ditutup Sementara

Connor kehilangan kaki kiri [image source]
Connor kehilangan kaki kiri [image source]
Ledakan yang terjadi di Central Park New York membuat lokasi itu ditutup beberapa saat. Anjing pelacak dikerahkan untuk mendeteksi bahan peledak lain serta kemungkinan adanya bom. Kecelakaan kembang api sering terjadi di New York saat perayaan 4 Juli, tahun 2015 lalu sekitar 11.900 orang sempat dilarikan ke rumah sakit.

Menyaksikan kembang api yang meletup berwarna-warni memang menyenangkan. Tapi, alangkah baiknya jika kita tak mencoba-coba merakit sendiri kembang api. Biarkan para profesional bekerja dan kita menikmati hasil karya mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *