5 Tindak Kriminal Yang Sering Terjadi di Area Kampus

Pelecehan Seksual Kepada Mahasiswi

Orang tua selalu berharap anaknya bisa belajar dengan aman dan nyaman. Tak heran mereka berani menguras kantong demi menyekolahkan anaknya di kampus unggulan. Tapi, tidak semua kampus unggulan memberikan lingkungan yang aman bagi mahasiswanya.

Beberapa kampus besar di Indonesia contohnya, telah menjadi sarang tindak kriminalitas yang dilakukan para pelanggar hukum. Mereka tak segan-segan melukai si korban baik fisik maupun batin. Lalu seperti apakah jenis kasus kriminial yang sering terjadi di area kampus. Berikut uraiannya.

1. Penodongan

Hati-hati jika anggota dari keluargamu sedang keluar rumah atau masih belum pulang dari kampusnya. Bisa jadi mereka menjadi sasaran empuk para penjahat di area kampus.

Penodongan
Penodongan [Image Source]
Mereka memanfaatkan waktu gelap untuk menodong dan juga memeras korban dan mengambil barang-barang berharga seperti handphone, tas dan dompet, laptop serta sepeda motor. Tak jarang mereka sempat melukai korban sebelum melarikan diri dengan barang todongannya.

2. Pelecehan Seksual dan Pemerkosaan

Selain penodongan, banyak kasus para pelajar perempuan yang terkena imbas dari keterbatasan ekonomi para pelaku. Mereka bukan saja menodong, tapi juga melakukan pelecehan seksual hingga pemerkosaan.

Pelecehan Seksual Kepada Mahasiswi
Pelecehan Seksual Kepada Mahasiswi [Image Source]
Banyak kasus pemerkosaan yang sering terjadi pada pelajar maupun mahasiswi. Untuk berjaga-jaga sebaiknya kurangi jadwal belajar hingga larut malam bagi para mahasiswi. Atau ajak teman-temanmu untuk pulang bersama baik ketika siang hari ataupun telah larut.

3. Pencurian

Dengan lokasi yang sangat luas dan juga jumlah orang dalam area kampus yang cukup banyak, membuat para pelaku bebas mencari umpan. Mereka bakal melakukan segala cara untuk mendapatkan barang yang diinginkan.

Mencuri Helm menggunakan Mobil
Mencuri Helm menggunakan Mobil [image Source]
Dimanapun ada kesempatan, mereka bakal mengambil apapun yang bisa di curi. Dari uang, handphone, laptop bahkan sepatu ataupun baju bisa menjadi baran curian mereka.

4. Bullying

Sekitar tahun 2013 lalu, salah satu kampus di Malang menghebohkan dunia. Seorang mahasiswa baru yang masih menjalani Orientasi Studi dan Pengenalan Siswa diberitakan meninggal dunia akibat kekerasan yang dilakukan mahasiswa seniornya.

Stop Bully
Stop Bully [Image Source]
Mahasiswa yang masih belum menerima satu mata pelajaran ini berkali-kali mendapatkan perlakukan keras. Bahkan teman-teman perempuannya menjadi korban pelecehan seksual.

5. Pembunuhan

Kasus pembunuhan yang masih hangat adalah korban bernama Akseyna Ahad Dori. Lelaki yang mayatnya ditemukan mengapung di danau buatan di Universitas Indonesia ini merupakan korban dari maraknya tindak kriminal.

pembunuhan di kampus
pembunuhan di kampus [Image Source]
Bukan hanya Akseyna, banyak kasus pembunuhan yang melibatkan seorang mahasiswa. Entah pembunuh memiliki niat dari awal atau hanya menginginkan barang berharga darinya, itu hanya pelaku dan korban yang tahu. Pastinya, kasus seperti ini masih banyak terjadi.

Kasus tindak kriminal ini menjadi serangkaian bukti nyata bahwa area kampus kini tak aman lagi. Tempat yang biasanya dikenal dengan nyawan dan aman, kini berubah menjadi sarang terjadinya tindak kriminalitas.

Meski pihak kampus telah memfasilitasi kamera CCTV dan juga petugas keamanan, dimana ada kesempatan para pejahat ini bakal beraksi. Hanya kita saja kini yang patut menyikapinya dengan bijak. Sebaiknya berhati-hati dan lakukan segala rutinitas bersama dengan teman-temanmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *