Waspada! Main Pokemon Go Bisa Jadi Korban Perampokan

Dunia game smartphone heboh dengan kehadiran Pokemon Go. Game smartphone berbasis augmented reality ini membuat pecinta Pokemon girang bukan kepalang. Mereka kini bisa menangkap Pokemon di dunia nyata.

Game besutan Pokemon Company yang bekerja sama dengan Nintendo dan Niantic ini memang belum rilis di Indonesia. Namun, gemanya sudah sampai ke tanah air. Saat ini Pokemon Go baru tersedia di Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Jepang saja.

Membuat Kehebohan di Australia

Peringatan polisi Darwin [image source]
Peringatan polisi Darwin [image source]
Kehadiran Pokemon Go sempat membuat kehebohan di Australia, hingga membuat pihak Northern Territory Police, Fire, and Emergency Services mengeluarkan peringatan lewat akun Facebook mereka. Peringatan tersebut terkait adanya salah satu Pokemon, Sandshrew yang berada di kantor polisi itu. Akibatnya, banyak Trainer pemula menyerbu kantor polisi Darwin tersebut.

“Bagi mereka, Pokemon Trainer pemula di luar sana yang menggunakan Pokemon Go –sementara Kantor Polisi Darwin mungkin merupakan sebuah Pokestop (tempat menangkap Pokemon), harap diketahui bahwa Anda tidak benar-benar harus melangkah masuk untuk mendapatkan Pokeballs,” tulis pihak polisi.

Pihak kepolisian Darwin juga menghimbau agar pengguna tetap berhati-hati di jalan saat berburu Pokemon. Jangan lupa memalingkan wajah dari layar smartphone ketika menyeberang jalan.

Disalahgunakan Untuk Perampokan

Pelaku perampokan [image source]
Pelaku perampokan [image source]
Selain Australia, Pokemon Go juga menyebabkan kehebohan di Missouri. Di tempat ini, perampok menggunakan salah satu fitur pada aplikasi untuk menggaet mangsa. Fitur yang mereka gunakan adalah ‘lure’ atau umpan. Fitur yang memanfaatkan GPS ini sejatinya digunakan untuk memberi umpan Pokemon agar datang ke area tertentu.

Empat remaja berusia sekitar 16 sampai 18 tahun ditangkap dengan tuduhan perampokan bersenjata. Menggunakan fitur ‘lure’ yang ada di Pokemon Go, mereka memancing mangsa, yang juga para pemain Pokemon Go menuju suatu area¬†tertentu.

Perampokan bersenjata ini telah menelan korban sebanyak 11 orang. Keempat pelaku dituduh melakukan kejahatan kelas berat perampokan dan diganjar denda sebesar 100 ribu dolar.

Sebenarnya pihak pengembang Pokemon Go telah memperingatkan pemain untuk tetap waspada dengan lingkungan sekitar saat berburu Pokemon. Namun, beberapa hari setelah peluncurannya banyak keanehan yang terjadi.

Tak ada salahnya bermain game di smartphone Anda. Apalagi sebuah game yang tak hanya membuat Anda berdiam diri saja, tapi juga bergerak sangat layak dicoba. Namun, ada baiknya tetap waspada dan tak terlalu larut dalam dunia permainan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *