Kobe Bryant Menutup Karir Dengan Mencetak 60 Poin Di Laga Perpisahan

Kobe Bryant via okezone

Kobe Bryant menutup karir 20 tahun di NBA dengan manis. Dalam laga terakhirnya di ajang NBA, Kobe berhasil membawa timnya LA Lakers menang dengan skor 101-96. Tidak hanya membawa Lakers meraih kemenangan, pebasket berusia 37 tahun itu bahkan tak tanggung-tanggung mencetak 60 poin di laga terakhirnya melawan Utah Jazz di Staples Center, Kamis (14/4). Sebuah perolehan poin yang manis bagi pertandingan penutup.

Lakers menjalani pertandingan dengan tidak mudah. Sebab pada dua kuarter awal, tim yang bermarkas di Staples Center itu selalu tertinggal. Setelah kalah 19-21 di kuarter pertama, Lakers tunduk 23-36 di kuarter kedua. Namun tim yang total 16 kali menjuarai NBA itu pun bangkit di kuarter ketiga dan keempat, Lakers mampu berbalik unggul 24-18.

Sementara pada kuarter terakhir, Lakers menang jauh dengan angka 35-21. Namun pada akhirnya Lakers menang dengan skor 101-96. Meski menang di laga terakhir musim reguler, Lakers tetap saja gagal melangkah ke babak playoff. Sebab tim asuhan Byrin Scott itu hanya berhasil menghuni posisi juru kunci wilayah timur NBA musim 2015-2016 ini.

Kobe Bryant via okezone
Kobe Bryant via okezone

Bryant secara resmi mengumumkan pensiun melalui surat terbuka yang dia unggah di situs Players Tribune pada 29 November 2015 lalu. Sekitar 20 tahun lalu, Kobe Bryant mengawali karir basket profesionalnya di Lower Merion High School, Pennsylvania. Pemuda kelahiran Philadelpia, 23 Agustus 1978 itu punya ambisi besar mengikuti jejak ayahnya.

Kobe Bryant merupakan anak pertama dari Joseph Washington Bryant (Joe Bryant). Ayahnya dikenal sebagai bintang Philadelphia 76ers dan Houston Rockets pada kompetisi NBA 70-an, sebelum akhirnya Joe hengkang ke liga basket Eropa. Nama besar sang ayah di kancah NBA tidak menyurutkan semangat Kobe untuk tumbuh sebagai pebasket mandiri.

Pada berbagai kesempatan, dia menolak disandingkan dengan ayahnya yang sempat tampil gemilang. Kobe mengawali karir profesional usai dinyatakan lolos seleksi NBA Draft di tahun 1996. Kobe terpilih oleh salah satu klub bersejarah, Charlotte Hornets. Tapi usai dinyatakan lolos seleksi, dia justru dijual ke klub Los Angeles Lakers 15 hari setelahnya.

Semasa bermain, dia merupakan salah satu pebasket legenda dari generasi penerus Michael Jordan yang mampu menorehkan berbagai prestasi gemilang. Kobe 18 kali terpilih ke dalam tim NBA All Star, menjadi satu kali MVP NBA, meraih lima cincin juara NBA bersama Lakers, dua kali meraih medali emas di dalam ajang Olimpiade. Kobe Bryant bahkan memenangkan kontes slam dunk tahun 1997 saat bermain bersama skuat muda Lakers.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *