Umur 18 Tahun Kamu Masih Kuliah? Pemuda Ini Sudah Keliling Dunia!

Saat kebanyakan anak muda berusia 18 tahun sibuk dengan urusan pendidikannya, pemuda dari Norwegia ini memutuskan untuk berhenti bersekolah dan memilih untuk berkeliling dunia. Kini di usianya yang ke 27 ia telah menyinggahi 97 negara dan membuat foto-foto yang spektakuler. Berkenalan dengan traveler ini yuk!

Adalah Christian Lindgren, pemuda asal Norwegia ini cukup berani dalam menentukan jalan hidupnya. Ia berhenti bersekolah saat teman-temannya sibuk mengejar gelar pendidikan di berbagai universitas dan memilih untuk pergi keliling dunia untuk bertualang dan mengembangkan kecintaannya di dunia fotografi.

Christian Lindgren [Image Source]
Christian Lindgren [Image Source]
Lindgren bukanlah anak dari keluarga kaya, untuk membiayai perjalanan pertamanya ia harus menggunakan tabungan yang telah ia simpan bertahun-tahun. Dalam blog pribadinya, unusualtraveler.com ia menjelaskan ia hanya menggunakan anggaran rendah selama perjalanan dan hebatnya lagi ia tida menggunakan buku panduan. Pemuda ini benar-benar bertualang dengan cara backpacker yang anti mainstream.

Hasilnya tentu saja sesuatu yang berbeda, yang mana ia bisa masuk lebih dalam pada kehidupan masyarakat tujuan travelingnya. Ia membaur dan tidak malu untuk bekerja sebagai buruh tani, mengajar, pelayan hostel hingga operator selam. Semua ia lakukan untuk membiayai perjalannya. Nilai lebihnya ia mendapatkan foto-foto keren yang jarang bahkan tidak mungkin bisa didapatkan oleh traveler mewah.

Hasil Jepretan Lindgren [Image Source]
Hasil Jepretan Lindgren [Image Source]
Salah satu perjalanan yang ia anggap menarik adalah ketika mengunjungi spot kapal terbengkalai di Laut Aral, Kota Moynaq, Soviet Lama. Ia menjelaskan bahwa tahun 1960-an Laut Aral merupakan danau terbesar keempat di dunia yang kini hanya tinggal 6 persen saja yang tersisa akibat degradasi lingkungan. Ia menjepret bangkai kapal ditengah padang pasir yang dulunya adalah danau.

Darah petualang yang ada pada diri Lindgren tidak mengalir begitu saja, sedikit banyak ia mendapatkannya dari keluarga yang memang suka traveling. Ia menceritakan bahwa kakek neneknya saat muda juga suka bertualang, dan ia tumbuh dalam keluarga yang heterogen akibat hobi bertualang keluarganya tersebut.

Bangkai Kapal di LAut Aral yang mengering [Image Source]
Bangkai Kapal di LAut Aral yang mengering [Image Source]
Di akhir cerita Lindgren menyarankan pada calon traveler lain untuk melakukan perjalanan solo jika ingin bertemu orang sebanyak mungkin. Dengan pergi sendiri seorang traveler akan lebih intim dengan masyarakat setempat dan lebih bebas jika mau melakukan hal-hal yang aneh yang mungkin tidak bisa dilakukan jika bersama rekan.

2 Comments

Leave a Reply
  1. Thanks gan info yang bagus dan bermanfaat.
    Ehh gan, bekerja di kapal pesiar / cruise ship entah sebagai chef atau koki, crew, dan lain-lain sangat menyenangkan sekali lho.. Kenapa? Soalnya bekerja bisa sekaligus keliling dunia dan itupun dibayar dengan gaji yang besar.
    Semoga website ini terus menyajikan info yang menarik dan bermanfaat bagi pengunjung dan pembaca ya gan.

  2. Ehh gan, bekerja di kapal pesiar / cruise ship entah sebagai chef atau koki, crew, dan lain-lain sangat menyenangkan sekali lho.. Kenapa? Soalnya bekerja bisa sekaligus keliling dunia dan itupun dibayar dengan gaji yang besar.
    Semoga website ini terus menyajikan info yang menarik dan bermanfaat bagi pengunjung dan pembaca ya gan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *