Inilah Kisah Menarik yang Menyelimuti Kasus Suap I Putu Sudiartana

Diamankannya I Putu Sudiartana dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK menambah deretan politikus kita yang terpuruk ke lembah hitam. I Putu Sudiartana terkena OTT KPK lantaran diduga menerima suap pada proyek pembangunan 12 ruas jalan di Provinsi Sumatera Barat. Selain diduga menjadi tersangka penyuapan, banyak kisah menarik yang menyelimuti kasus I Putu Sudiartana ini.

1. Ditangkap Setelah Menghadiri Buka Bersama Dengan KPK

Penangkapan I Putu Sudiartana pada Selasa (28/6) menimbulkan tanda tanya besar diantara Anggota Komisi III DPR. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaidi Mahesa. Terungkapnya penangkapan I Putu Sudiartana oleh KPK berawal dari perbincangan di grup WhatsApp.

I Putu Sudiartana [image source]
I Putu Sudiartana [image source]
“Kami mulai ada pertanyaan itu tadi malam sekitar pukul 12.00. Akbar Faisal (anggota Komisi III dari Fraksi Nasdem) bilang ada Komisi III terkena OTT, lalu semua anggota nimbrung,” jelas Desmond.

Mereka sempat kaget dan heran karena sebelumnya semua anggota Komisi III DPR mengahadiri acara buka bersama dengan pimpinan KPK. Dalam acara tersebut, terlihat I Putu Sudiartana sangat akrab dengan pimpinan KPK.

“Teman-teman di WhatsApp lihat Pak Putu akrab dengan pimpinan karena habis bukber. Kawan-kawan bilang ada apa? Kok habis senyum-senyum dan ketawa-ketawa dengan pimpinan KPK lalu ada apa,” tandas Desmond.

2. Dituduh Sebagai Makelar Proyek di DPR

Kantor I Putu Sudiartana disegel KPK [image source]
Kantor I Putu Sudiartana disegel KPK [image source]
Saat ini kasus yang menimpa I Putu Sudiartana sedang dipelajari. Kasus ini muncul ke permukaan karena rencana pembangunan 12 ruas jalan di Sumatera Barat yang digagas Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman Provinsi Sumatera Barat Suprapto. Seorang rekan I Putu Sudiartana kemudian mengaku mempunyai link di DPR RI yang bisa memuluskan rencana tersebut. Barulah kemudian Sudiartana menerima 3 kali transfer senilai 500 juta. Selain bukti dari 3 kali transfer tersebut, KPK juga menyita uang 40 ribu dolar Singapura dari rumah Sudiartana.

3. Penangkapan I Putu Sudiartana Adalah OTT Terlemah Dalam Sejarah KPK

Penangkapan dengan OTT yang dilakukan oleh KPK pada I Putu Sudiartana merupakan OTT terlemah dalam sejarah KPK. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik, “Kami tidak mendapat jawaban eksplisit yang menunjukkan OTT pada Putu Sudiartana, ini adalah pernyataan paling lemah dari KPK soal OTT.”

Rachland Nashidik [image source]
Rachland Nashidik [image source]
Dalam penangkapan secara OTT biasanya ada barang bukti seperti uang yang disita. Namun, pada penangkapan I Putu Sudiartana yang menjadi barang bukti adalah bukti transfer. Hal ini tak lazim menurutnya.

4. I Putu Sudiartana Berasal Dari Keluarga Kaya Raya

I Putu Sudiartana [image source]
I Putu Sudiartana [image source]
Sebelum terjun ke ranah politik, I Putu Sudiartana memiliki bisnis properti. Dari bisnis itulah kondisi keluarga yang awalnya termiskin di desa berubah 180 derajat. Tergerak ingin mengabdi pada masyarakat, I Putu Sudiartana kemudian bergabung dengan fraksi Partai Demokrat. Ia tercatat memiliki kekayaan senilai 12,5 miliar rupiah. Harta tersebut terdiri dari harta tak bergerak senilai sekitar 11 miliar. Nilai tersebut mayoritas berupa tanah yang tersebar di kawasan Badung, Tabanan, Buleleng, Denpasar, Klungkung, dan Tabanan.

Menjadi politikus rupanya sulit lepas dari urusan suap dan korupsi. Semoga kasus yang menimpa I Putu Sudiartana ini segera diusut tuntas dan bisa menjadi pelajaran bagi politikus-politikus lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *