Wow, Jembatan Ini Dibuat Dari Rajutan Rumput

Pernah berkunjung ke situs Machu Picchu di Peru? Reruntuhan kota kuno di puncak gunung ini menjadi saksi bisu betapa maju dan modernnya peradaban suku Inka. Selain situs tersebut terdapat satu bukti lagi yang menunjukkan bahwa suku Inka memang memiliki peradaban yang maju dibanding lainnya yaitu Jembatan Keshwa Chacha yang dibuat dengan cara merajut rumput kering.

Sangat menarik ketika membahas tentang kehidupan Suku Inka, mereka hidup di tahun antah berantah namun sanggup membangun perkotaan yang megah serta jembatan sebagai sarana penghubung dua tempat. Jembatan Keshwa Chaca ini contohnya, jembatan unik yang keseluruhannya hanya terbuat dari rajutan rumput. Penasaran?

Jembatan Q'eswachaka [Image Source]
Jembatan Q’eswachaka [Image Source]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dilansir Dahsyat dari BBC, Jembatan Q’eswachaka atau disebut Keshwa Chaca di Peru adalah jembatan yang unik. Fungsinya sama sebagai penghubung dua tempat yang terpisahkan oleh jurang atau sungai, namun bahan penyusunnyalah yang bikin kita terpana.

Jembatan Q’eswachaka dibuat hanya dengan mengandalkan rumput-rumput yang kering dan kemudian dirajut menjadi tali. Suku Inka mengandalkan keterampilan mereka untuk merangkai helai demi helai rumput yang telah dikeringkan sehingga menjadi satu kesatuan jembatan yang melintasi Sungai Apurimac. Tidak percaya? Lihat Bagaimana mereka membuat jembatan unik ini dalam tayangan video di bawah ini.

Prosesnya rumput akan dirajut helai demi helai sehingga membentuk sebuah tali. Tali-tali tersebut kemudian dirangkaikan kembali dan diikat satu dengan yang lainnya hingga menjadi struktur yang lebih tebal. Tradisi membuat jembatan rajut ini telah mereka lakukan selama lebih dari 500 tahun.

Uniknya jembatan Keshwa Chaca yang ada di dekat Kota Huinchiri ini adalah satu-satunya jembatan rajut yang tersisa. Setiap tahun pada bulan Juni, masyarakat Inka akan mengadakan ritual untuk memperbarui jembatan tersebut. Anda musti datang ke Peru pada bulan tersebut untuk melihat langsung proses pembuatannya.

Hebatnya lagi, meski hanya berupa rajutan rumput, kekuatannya tidak kalah dengan jembatan gantung yang terbuat dari baja. Bahkan para ilmuwan meyakini jika jembatan tersebut mampu menopang bobot 56 orang sekaligus. Keren!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *