Jelang Batas Akhir Pelaporan, DJP Online Tidak Bisa Diakses

Situs DJP Error via metrotvnews

Animo masyarakat yang ingin menyampaikan surat pemberitahuan (SPT) pajak secara online semakin meningkat saja. Salah satu alasannya karena malas mengantri di kantor pajak saat melaporkan SPT. Ini berarti sosialisasi Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang mempunyai strategi mengalihkan masyarakat mengisi secara online bisa dibilang berhasil.

Akan tetapi menjelang memasuki batas waktu pendaftaran SPT, sistem pelaporan SPT online melalui e-filling seringkali mengalami kendala. Situs DJP online tidak bisa diakses sejak pukul 10.00 WIB. Jika pun berhasil diakses, tidak bisa masuk ke halaman utama. Dalam situs DJP online itu tertera tulisan “error 500” yang dalam bahasa IT server milik DJP terlampau penuh karena banyak diakses oleh masyarakat sehingga terjadi overload.

Situs DJP Error via metrotvnews
Situs DJP Error via metrotvnews

Kini situs DJP online sudah bisa digunakan kembali meski sesekali masih tersendat. Tak ayal, ini membuat para netizen di media sosial mengeluh lantaran lamanya proses pengisian SPT pajak. Masyarakat mengadukan beberapa keluhan mengenai sulitnya melaporkan data via e-filing di akun twitter @kring_pajak. “@kring_pajak selamat siang, maaf apa situs e-filling djp error? saya mengisi spt selalu gagal load pages. terimakasih,” tulis akun @ristasapta.

Menanggapi hal tersebut, Direktur P2 Humas Direktorat Jenderal Pajak Mekar Satria Utama mengungkapkan bahwa belum mengetahui errornya sistem pelaporan melalui e-filing. Saat ini, DJP tengah melakukan pengecekan kembali terhadap situs pelaporan SPT pajak melalui online tersebut. “Kita belum tau. Tapi nanti kita akan cek lagi. Saat ini kita imbau masyarakat untuk menahan diri dulu. Jangan lakukan sekarang kalau belum bisa,” ucapnya.

“Karena banyak data yang masuk ke kita menjelang batas akhir pendaftaran dan pelaporan pajak,” tandasnya. Kini masyarakat diimbau untuk bersabar dalam melakukan pendaftaran dan pelaporan SPT pajak melalui skema online. Karena saat ini terdapat banyak data-data yang masuk menjelang batas akhir pelaporan pajak pada 31 Maret mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *