4 Jasa Thomas Stamford Raffles Yang Bermanfaat bagi Indonesia

Thomas Stamford Raffles

Bagaimana perasaan Anda jika mengingat orang-orang asing yang menjajah Indonesia? Jengkel? Atau marah? Ya itu wajar karena penjajahan selama lebih dari 3 abad tersebut membuat bangsa Indonesia menderita.

Ada 72 orang tokoh penjajah yang menjabat sebagai gubernur Jenderal, baik dari Belanda maupun Inggris. Memang mereka semua telah membawa kesengsaraan. Tapi tahukah Anda ada seorang gubernur jendral yang juga memberikan jasa bagi Indonesia? Dia adalah Thomas Stamford Raffles. Berikut ini adalah beberapa jasa Raffles yang bermanfaat bagi Indonesia.

1. Peradilan Yang Lebih Baik

Raffles telah bergerak mendekati para raja Jawa dan berusaha mendapatkan simpati dengan menawarkan bantuan untuk melawan penjajah Belanda. Sayangnya, itu hanya kedok semata. Terbukti setelah Inggris berhasil mengambil alih Hindia Belanda pada tahun 1811, Raffles bertindak seperti para penjajah sebelum-sebelumnya. Tapi meskipun begitu, ada beberapa kebijakan raffles yang dinilai lebih manusiawi daripada masa pemerintahan Deandels.

Thomas Stamford Raffles
Thomas Stamford Raffles [image source]
Diantaranya yaitu merubah sitem peradilan dari yang semula dengan papan penyiksaan menjadi sistem juri seperti yang berlaku di Inggris. Penghapusan kerja paksa dan melarang perbudakan. Sayangnya, Raffles sempat melanggar peraturannya sendiri saat mengijinkan Alexander Hare memperkerjakan 3000 orang Jawa untuk membangun perkebunan di Banjarmasin. Selain itu Monopoli, pelayaran Hongi, dan segala pemaksaan di Maluku juga dihapuskan.

2. Menulis Buku Sejarah Jawa

Semasa menjabat ternyata Raffles tak hanya memikirkan keuntungan Pribadi, ia juga mengusahakan berbagai macam hal positif yang bermanfaat dalam hal ilmu pengetahuan. Ia menaruh ketertarikan dengan budaya Jawa. Bahkan ia sampai belajar bahasa setempat kepada R. Saleh atau R. Ario Notodiningrat dan Pangeran Natakusuma II dari Sumenep.

Buku History of Java
Buku History of Java [image source]
Ia telah melakukan banyak penelitian terhadapa bangunan-bangunan purbakala seperti Candi Borobudur dan Candi Perambanan. Bahkan beberapa prasasti juga tak luput dari perhatiannya.

One Comment

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *