Isyana Sarasvati Luncurkan Album Explore

Isyana Sarasvati via okezone

Isyana Sarasvati akhirnya meluncurkan album perdana yang berjudul Explore. Dalam acara peluncuran album yang digelar di Soehanna Hall, Energy Building SCBD, Isyana menampilkan sebuah pertunjukkan opera dengan bahasa Perancis. Isyana pun menunjukkan kemampuan teknik vokal bersuara tinggi lewat irama seriosa membuat seisi Hall merinding.

Mengenakan pakaian serba hitam, sedikit perhiasan mengalungi lehernya, mengikat kedua tangannya, dan rambut yang diikat poni membuatnya terlihat sangat anggun. Apalagi akting Isyana lewat opera yang diiringan dentingan merdu piano, berhasil membuat perhelatan ini seperti halnya suguhan opera bertaraf internasional.

Isyana melanjutkan dengan single terbarunya yang ada di dalam album Explore. Dia berhasil menghipnotis lewat karakter khas suaranya. Tak lupa Keep Being You menjadi sajian hangat. Dikemas dalam balutan harmonisasi musik dengan tempo up beat, seisi Soehanna Hall yang duduk manis spontan menggoyangkan tubuh dan kepalanya.

Isyana Sarasvati via okezone
Isyana Sarasvati via okezone

All or Nothing dipilihnya sebagai persembahan terakhir untuk perpisahan dengan penonton. Isyana Sarasvati membawakan total 3 lagu opera dengan balutan suara seriosa dan 6 lagu yang terdapat di dalam album Explore. Hal itu menjadi kemasan mewah layaknya panggung opera internasional. Isyana sendiri mengaku semua lagu yang dibuat sangat berkesan.

Menurutnya, semua lagu berkesan lantaran proses pembuatannya sesuai dengan perasaan. “Nggak ada yang paling berkesan, semua berkesan. Karena pas lagi compose aku lagi sendu dan happy, jadi pada tiap lagu itu mewakili jiwa aku sekali,” kata Isyana Sarasvati di Energy Building, Soehanna Hall, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Dalam album tersebut terdapat 10 lagu, sembilan di antaranya adalah ciptaannya sendiri. “Lagu tersulit itu yang judulnya Di Batas Waktu, awalnya lagunya pakai bahasa Inggris terus pakai piano juga. Terus ini lagu tentang aku yang ditinggalin selamanya sama orang terdekat aku, jadi pas bagian Bridge ke Chorus aku berat banget buat bikinnya,” ujarnya.

Isyana juga ungkapkan lagu yang diciptakan dengan cepat serta ada yang dibuatnya sangat lama. Lagu tersulit pun akhirnya rampung saat dirinya harus kembali kehilangan orang yang paling dekat dengan dirinya. “Aku beberapa bulan lalu kehilangan keluarga terdekat ku lagi. Ya sudah akhirnya aku selesaikan lagu itu, pas banget selesainya di Swedia,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *