Hukum Dan Keutamaan Puasa Pada Bulan Rajab

Puasa Pada Bulan Rajab via tribunnews

Perbincangan soal hukum berpuasa di bulan Rajab mulai merebak. Sebagian orang menilai puasa di bulan Rajab diutamakan sehingga cenderung diwajibkan. Sedangkan sebagian lagi memandang tidak ada kewajiban. Menanggapi kontroversi itu, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia Muhyidin Junaidi menjelaskan bahwa tidak ada kewajiban bagi seorang muslim menjalankan ibadah puasa di bulan Rajab.

Pendapatnya didasari oleh pendapat Imam Nawawi yang mengatakan tidak ada pelarangan berpuasa pada bulan Rajab. Menurut Imam Nawawi, tidak ada penganjuran berpuasa secara tersurat bagi muslim pada bulan Rajab. Hanya, Nabi Muhammad beberapa kali menyatakan keutamaan bulan Rajab sebagai pembuka bulan Ramadan sebelum bulan Sya’ban.

Puasa Pada Bulan Rajab via tribunnews
Puasa Pada Bulan Rajab via tribunnews

Menurutnya, ada beberapa hadist yang memang menyebutkan ganjaran pahala bagi muslim yang berpuasa pada bulan Rajab. Namun hadist itu diragukan kebenarannya (kesahihannya). “Memang banyak hadist mendukung pelaksanaan puasa sunnah. Tetapi tak ada kewajiban, hanya sunnah. Yang mudah di dalam agama seperti puasa sunnah, jangan dipersulit menjadi wajib,” kata Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia Muhyidin Junaidi.

Puasa pada bulan Rajab dasar hukumnya adalah sunnah. Walaupun hukumnya sunnah, tapi ternyata puasa pada bulan Rajab tersebut sangat dinantikan oleh kebanyakan umat muslim dipenjuru dunia. Allah SWT telah menyiapkan pahala yang teramat sangat besar bagi siapa saja yang melaksanakannya, seperti dalam satu hadist berikut ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *