4 Hal Yang Hanya Dirasakan Oleh Guru Honorer Indonesia

Nasib Guru Honorer

Apa yang kamu ingat dari guru semasa sekolahmu? Teguran, omelan atau juga motivasinya kepada kita? Ya, banyak memori yang bisa kita ingat jika membicarakan pahlawan tanpa tanda jasa ini. Namun, tahukah anda bahwa ternyata selama ini mereka cukup menderita, khususnya para guru honorer.

Menjadi guru honorer berbeda dengan guru pegawai negara sipil. Perbedaan inilah yang membuat guru honorer merasa terpojok. Selain itu beberapa hal di bawah ini juga mereka rasakan.

1. Gaji Jauh Dari Cukup, Itupun Biasa Tertunggak

Guru PNS atau guru bersertifikasi pasti tak perlu khawatir dengan kehidupannya di kemudian hari. Pendapatan mereka tak bakal berkurang bahkan akan bertambah dengan berbagai tunjangan hidup yang diberikan oleh pemerintah. Nah, gimana dengan nasib guru honorer?

Gaji Jauh Dari Cukup, Itupun Biasa Tertunggak
Gaji Jauh Dari Cukup, Itupun Biasa Tertunggak [Image Source]
Melihat jumlah gaji yang diterima rekan guru PNS, guru honorer hanya bisa menelan ludah. Jangankan mendapatkan tunjangan dari pemerintah, gaji mereka tiap bulan saja hanya sebesar 300.000 ribu. Terkadang, gaji tersebut menunggak hingga beberapa bulan. Coba bayangkan, bagaimana mereka bisa hidup dengan uang sebesar itu? Bagaimana dengan keluarganya yang ada di rumah?

2. Menjadi Guru Yang Terintimidasi

Bukan hanya murid saja yang diintimidasi oleh temannya, ternyata guru juga mendapatkan perlakuan berbeda dari rekan kerjanya. Tak jarang, perlakuan tersebut membuat beberapa orang terpaksa berhenti atau pindah ke tempat lain.

Ilutrasi Menjadi Guru Yang Terintimidasi
Ilutrasi Menjadi Guru Yang Terintimidasi [Image Source]
Dari sekian banyaknya guru, yang merasa terintimidasi adalah guru honorer. Biasanya mereka mendapatkan pekerjaan berat yang harus diselesaikan di rumah, padahal banyak guru yang tak bekerja seberat itu. Adapula para guru yang secara sengaja tidak dimasukan dalam jajaran stuktur organisasi.

3. Dipenuhi Anak Bandel dan Nakal

Sudah menjadi hukum alam jika dalam satu sekolah menemui anak bandel sekaligus nakal luar biasa. Hampir seluruh sekolah di dunia, memiliki kumpulan anak nakal yang membuat geram para gurunya. Tak jarang, beberapa anak yang tak bisa dikendalikan terpaksa dikembalikan kepada orang tuanya.

Ilustrasi Dipenuhi Anak Bandel dan Nakal
Ilustrasi Dipenuhi Anak Bandel dan Nakal [Image Source]
Namun, sebelum memutuskan untuk memulangkan murid, beberapa sekolah sering menggunakan guru honorer sebagai guru wali kelas untuk memantau tingkah laku anak bandel ini. Tak jarang guru honorer baru langsung diberikan tugas berat ini. Padahal, mereka belum sepenuhnya memiliki kemampuan untuk mengendalikan kelas yang dipenuhi anak bandel dan nakal.

4. Beban Mental

Menjadi guru merupakan panggilan jiwa yang bisa saja menghampiri siapa saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *