Gempa 5,1 SR Guncang Kota Tegal

Foto Ilustrasi via okezone

Warga Kota Tegal dan sekitarnya dikejutkan dengan gempa yang melanda wilayah setempat selama beberapa saat sekitar pukul 21.10 WIB, Kamis (12/11). Guncangan gempa ini sangat terasa hingga membuat warga bertanya-tanya di mana lokasi pusat gempa terjadi. Informasi resmi BMKG, gempa di Tegal ini berkekuatan 5.1 SR terjadi 109 km Timur Laut Kota Tegal.

Awalnya Prakirawan Stasiun Meterologi Tegal (SMT) Hendi Andrianto mengaku belum dapat memastikan apakah pusat gempa berada di Kota Tegal atau di daerah lain. Meski demikian, dia menyatakan tidak menutup kemungkinan gempa bumi terjadi di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya karena wilayah pantai utara (Pantura) Barat punya patahan lempeng bumi aktif.

“Saya harus melihat dulu datanya, jadi belum dapat memastikannya. Sangat mungkin terjadi sebab di Brebes ada patahan namanya kalau tidak salah cesar,” kata Hendi Andrianto, Kamis (12/11). Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara, Teguh Rahayu menjelaskan guncangan gempa dengan kekuatan 5,1 SR yang terjadi di Tegal dirasakan di sebagian besar wilayah pesisir utara Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Foto Ilustrasi via okezone
Foto Ilustrasi via okezone

Menurutnya, guncangan gempa tersebut juga dirasakan terutama di Pemalang, Semarang, Jawa Tengah dan Indramayu, Jawa Barat. “Guncangan gempa tersebut dirasakan di Cirebon, Indramayu, Pemalang, dan Semarang dengan skala intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity),” kata Teguh Rahayu, Jumat (13/11).

Teguh mengatakan gempa yang terjadi sekitar pukul 21.01 WIB itu berpusat di Laut Jawa pada jarak 109 km arah timur laut Kota Tegal dengan kedalaman hiposenter 19 km. “Gempa bumi di Laut Jawa ini merupakan gempa bumi kerak dangkal akibat terjadinya penyesaran atau patahan lokal di Laut Jawa pada kedalaman dangkal,” ujarnya.

Teguh juga menambahkan hasil analisis menunjukkan gempa di Tegal memiliki mekanisme kombinasi pergerakan sesar mendatar dan naik. “Namun demikian, meski gempa memiliki hiposenter dangkal dan terjadi di laut, tetapi karena kekuatannya relatif kecil tidak memicu terjadinya tsunami,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *