Ridwan Kamil Minta Snack Bikini Ganti Kemasan

Cemilan merupakan makanan yang wajib ada ketika kita bersantai dan mengobrol dengan teman-teman atau orang tercinta. Kalau tak ada cemilan saat acara kumpul-kumpul belum afdol rasanya. Belakangan ini, masyarakat Indonesia dibuat gempar oleh sebuah cemilan bermerk ‘Bikini’ yang merupakan singkatan dari ‘Bihun Kekinian’.

Snack produksi Cemilindo, Bandung tersebut banyak diperbincangkan oleh masyarakat karena bungkusnya yang dinilai mengandung unsur pornografi. Direktur Eksekutif Jaringan Anak Nusantara, Nanang Djamaludin angkat suara mengenai bungkus makanan ringan yang menjurus ke arah pornografi tersebut. Menurutnya, peredaran makanan ringan tersebut adalah siasat yang digunakan oleh pelaku jaringan industri pornografi.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat memastikan snack Bikini tidak memiliki izin edar PIRT yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan. Ia menilai dari segi kemasan yang juga merupakan pertimbangan untuk penerbitan izin.

“Saya yakin ini (Bikini) enggak ada izin. Karena kemasan menjadi salah satu pertimbangan izin. Sesuatu yang berbau pornografi ini sudah jelas dilarang,” tutur Hening.

Makanan ringan ini dipromosikan melalui sosial media Instagram. Dianggap berbau pornografi dikarenakan dalam kemasan snack Bikini memperlihatkan tubuh seorang wanita memakai bikini. Tak hanya itu saja, tagline snack bikini ‘remas aku’ juga dinilai cukup ‘mengundang’.

Ridwan Kamil Minta Snack Bikini Ganti Kemasan

Snack Bikini produksi Cemilindo, Bandung ini juga menarik perhatian Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Ia memerintahkan Disperindag Bandung menarik cemilan tersebut dari peredaran dan mengganti dengan kemasan yang lebih sopan.

“Silakan berbisnis tapi negeri ini punya nilai moral yang harus dipahami. Kalau sudah ada masyarakat yang resah karena para orang tua khawatir anak-anaknya akan terpengaruh dengan kemasan makanan tersebut, harus jadi perhatian,” jelas Wali Kota yang akrab dengan sapaan Kang Emil tersebut.

Kang Emil mengetahui snack Bikini dari laporan warga dan melalui foto yang dikirimkan kepadanya. Snack bikini dengan kemasan berwarna kuning dan tampilan tak seronok tersebut kini telah beredar di beberapa kota di Indonesia, antara lain Surabaya, Bali, Jambi, Sukabumi, Yogyakarta, Cirebon, Purwokerto, Pekanbaru, Aceh, Serang, Jakarta, Depok, Lampung, Madiun, dan Malang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *