4 Festival Super Kacau di Luar Negeri, Nggak Akan Mungkin Terjadi di Indonesia

Boryeong Mud Festival, Korea Selatan

Hampir di setiap negara terdapat perayaan atau festival untuk menyambut hari-hari tertentu yang dianggap istimewa, tak terkecuali di Indonesia juga. Berbagai macam festival juga kerap dilaksanakan, apalagi jika masuk bulan Agustus, akan banyak diadakan festival dalam skala nasional maupun internasional untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia.

Tapi di luar negeri sana justru berbeda, beberapa festival berikut ini contohnya. Memang awalnya dibuat untuk tujuan menghibur, tapi dalam pelaksanaanya justru amburadul dan terkesan kacau balau. Berikut ini Dahsyat telah merangkumkan empat festival paling kacau dan mungkin tak akan pernah terjadi di Indonesia.

1. Boryeong Mud Festival, Korea Selatan

Korea Selatan ternyata tak hanya terkenal dengan K-Popnya, tapi acara-acara rakyat seperti Boryeong Mud Festival juga cukup populer di sana. Yaitu festival gulat lumpur yang dilakukan di Pantai DaeCheon.

Boryeong Mud Festival, Korea Selatan
Boryeong Mud Festival, Korea Selatan [image source]
Anda mungkin pernah melihat lomba gulat lumpur, di Indonesia juga ada. Tapi gulat lumpur di Korea Selatan berbeda dari yang lainnya. Festival Boryeong Mud juga menyediakan kegiatan lain yang bahkan lebih gila, misalnya saja dengan menyelami lumpur. Walaupun aneh tapi festival ini mampu menarik 2,6 juta pengunjung.

2. Songkran Festival, Thailand

Di Indonesia pistol air mungkin hanya dimainkan oleh anak-anak saja, tapi di Thailand pistol air digunakan oleh semua generasi mulai dari yang anak-anak hingga orang dewasa. Permainan air tersebut dikemas dalam sebuah acara bertajuk festival Songkran.

Songkran Festival, Thailand
Songkran Festival, Thailand [image source]
Festival ini diadakan selama 6 hari berturut-turut tiap tahunnya untuk menyambut pergantian tahun. Pera pengunjung biasanya sudah ramai di lokasi festival yang terletak di Chiang Mai pada hari pertama, Bahkan gajah pun juga turut andil menyemburkan air dari belalainya.

3. Perang Bantal International

Bantal umumnya digunakan untuk tidur, terkadang memang bermain pukul-pukulan dengan bantal sangat mengasyikan. Di Inggris perang bantal malah dijadikan sebuah acara kelas Internasional. Acara tersebut dikenal dengan sebutan Hari Perang bantal Internasional.

Perang Bantal International
Perang Bantal International [image source]
Perang bantal dilakukan setiap tanggal 6 April di Trafalgar Squere, London. Para peserta wajib membawa bantalnya masing-masing dan saat waktunya telah tiba semua orang bebas memukulkan bantal tersebut ke orang lain sampai bulu-bulu bantal tersebut beterbangan.

4. Haro Wine Festival, Spanyol

Jika sebelumnya yang digunakan sebagai senjata perang adalah bantal, di Festival Wine Haro yang dipakai justru minuman wine. Dan bagi Anda yang sangat menyukai wine, akan sayang jika tak mengunjungi festival ini sesekali.

Haro Wine Festival, Spanyol
Haro Wine Festival, Spanyol [image source]
Festival Wine dilaksanakan di Kota Haro, Spanyol dan peserta yang ingin mengikutinya harus hadir dengan berpakaina serba putih, kemudian ikut menyemprotkan wine yang telah disediakan di sana. Selain itu, ada juga kompetisi minum wine dan berbagai macam hiburan lainnya.

Itulah empat festival paling kacau yang mungkin tidak akan pernah terjadi di Indonesia. Ini karena Indonesia masih memegang teguh adat kesopanan yang berbeda jauh dari budaya barat. Bagaiamana menurut Anda? Tertarik mengikuti festival tersebut?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *