5 Fakta Tentang Buffon yang Belum Diketahui Banyak Orang

Demam EURO 2016 semakin mewabah. Jika Anda berselancar di sosial media, pasti akan menemui banyak sekali postingan yang berkaitan dengan EURO 2016. Laga yang semakin seru ini, sekarang sudah memasuki babak perempat final. Tentunya tim yang masuk ke babak ini mempunyai kualitas bertanding mumpuni.

Salah satu tim yang yang berhasil masuk ke babak perempat final adalah Italia. Tim ini berhasil mengalahkan Spanyol dengan skor 2-0 pada babak 16 besar lalu. Kemenangan tersebut tak lepas dari usaha para pemainnya yang berjuang keras, salah satunya adalah Gianluigi Buffon. Penjaga gawang kawakan ini berhasil menjaga gawang Italia dari terjangan Spanyol. Mengenai prestasinya yang luar bisa, simak yuk fakta menarik tentang penjaga gawang top Gli Azzurri ini.

1. Terlahir Dari Keluarga  Dengan Latar Belakang Olahraga

Buffon menjaga gawang dari terjangan lawan [image source]
Buffon menjaga gawang dari terjangan lawan [image source]
Ada pepatah mengatakan, buah tak jatuh jauh dari pohonnya. Pepatah tersebut rupanya tepat bagi Buffon. Kehebatannya di bidang olahraga tak lepas dari kedua orang tuanya yang juga berkecimpung di dunia olahraga. Ibunya, Maria Stella adalah atlet lempar cakram dan ayahnya, Adriano Buffon merupakan seorang atlet angkat besi. Selain ayah dan ibunya, paman Buffon, Angelo Masocco adalah atlet bola basket. Kiper legendaris Italia, Lorenzo Buffon kabarnya masih ada hubungan darah dengan kakek Gianluigi Buffon. Tak heran kalau Buffon menjadi penjaga gawang yang handal.

2. Berkecimpung di Dunia Sepak Bola Sejak Usia Dini

Buffon beraksi menghalau bola [image source]
Buffon beraksi menghalau bola [image source]
Keahlian Buffon dalam menjaga gawang sudah terasah sejak kecil. Awalnya ia bermain sebagai gelandang, kemudian berganti menjadi penjaga gawang sejak usia 11 tahun. Melihat bakatnya yang luar biasa, ia lalu tergabung dengan Parma F.C pada usia 13 tahun. Memulai debut pertama Serie A saat Parma melawan AC Milan dan berhasil menjaga gawang Parma tanpa kebobolan. Buffon diangkat menjadi kiper resmi Parma pada tahun 1996 dan kiprahnya bersama Parma berakhir di tahun 2001.

3. Lika-liku Buffon Bersama Juventus

Ekspresi kemenangan buffon [image source]
Ekspresi kemenangan buffon [image source]
Tahun 2001 ia bergabung dengan Juventus. Di tim ini ia menjadi kiper utama dan pernah mengantar Juve menjadi juara Serie A. Pada tahun 2003 Buffon dianugerahi gelar Kiper Terbaik Dunia. Selama di Juventus ia pernah dituduh terlibat perjudian yang menyangkut nama klubnya. Namun, Buffon terbukti tak bersalah dan dibebaskan. Kemudian ia pernah dikabarkan akan diberhentikan dari Juventus lantaran klub ini terjangkit kasus sehingga harus turun ke liga Serie B. beruntungnya, masalah tersebut terselesaikan. Juventus kembali ke liga Serie A dan Buffon tetap menjadi kiper sampai sekarang.

4. Kiprahnya di Luar Juventus

Pada piala dunia 1998, Buffon termasuk dalam jajaran pemain Italia. Tapi, ia tak mendapatkan kesempatan bermain satu kali pun. Kemudian Buffon beraksi pada Piala Dunia 2006 di Jerman. Saat membela Italia di Piala Dunia 2006 ini, Buffon tampil dengan performa yang luar biasa. Ia hanya kebobolan 2 gol dan mencatat lima kali clean sheet. Pada pertandingan Euro 2012 ia menjadi kapten selama turnamen.

Buffon membawa piala [image source]
Buffon membawa piala [image source]
Buffon berhasil menjaga gawang Italia tanpa kebobolan saat bertanding melawan Irlandia, Inggris, dan menyelamatkan gawang dari penalti Ashley Cole di perempat final. Ia berhasil melakukan penyelamata penting saat bertanding melawan Jerman. Sayangnya, penjagaan Buffon melemah saat hukuman penalti dieksekusi oleh Mesut Özil di menit 92. Masih mereguk kemenangan di babak semifinal dengan skor 2-1 melawan Jerman, sayangnya harus bertekuk lutut 4-0 melawan Spanyol di babak final.

5. Kehidupan Pribadi

Buffon dan keluarga [image source]
Buffon dan keluarga [image source]
Buffon gemar bersepeda dengan tunangannya, Alena Šeredová. Bersama tunangannya ini, Buffon dikaruniai dua orang anak, yaitu Louis Thomas (lahir 28 December 2007) dan David Lee (lahir 31 October 2009). Buffon juga menjadi bintang iklan perusahaan poker online dan diperkirakan menerima keuntungan sebesar satu juta euro dari kontrak yang ditandatanganinya pertama kali tahun 2009. Ia juga memiliki usaha restoran di kota Pistoia dan sauna yang bernama ‘La Romanina’.

Nah, itulah fakta menarik mengenai Buffon. Pemain senior ini masih bersemangat untuk terus berlaga di dunia sepak bola. Ia bercita-cita untuk bermain hingga usia 40 tahun. Semangat dan kegigihannya ini patut kita contoh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *