BMKG : Informasi Fenomena Equinox Di Indonesia Tidak Benar

Foto Ilustrasi via metrotvnews

Suhu udara di seluruh wilayah Indonesia diprediksi normal antara 33 derajat celsius hingga 34 derajat celsius untuk lima hari ke depan. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Kukuh Ribudiyanto. Pernyataan ini sekaligus membantah adanya pesan berantai yang menyebut bahwa suhu di Indonesia akan mencapai 40 derajat celsius.

Kukuh mengatakan bila suhu udara di Kupang memang pernah mencapai 38 derajat celsius hingga 39 derajat celsius pada Oktober. Kukuh tidak ingat tahunnya, suhu udara itu tercatat tertinggi selama ini. “Selama kurun waktu hingga sekarang tidak pernah suhu 40 derajat di Indonesia,” kata Kukuh Ribudiyanto, Jumat (18/3).

Pesan berantai yang diterima menyebutkan fenomena equinox mempengaruhi suhu udara di Singapura, Malaysia, Indonesia dalam lima hari ke depan. Suhu akan berfluktuasi sampai 40 derajat celsius. “Sedekat-dekatnya itu tetap miliaran meter jauhnya. Equinox tak seperti heat wave yang terjadi di Afrika dan Timur Tengah yang dapat menyebabkan peningkatan suhu udara secara besar dan bertahan lama,” ucapnya.

Foto Ilustrasi via metrotvnews
Foto Ilustrasi via metrotvnews

Kukuh memperkirakan badai matahari sekali pun tidak akan mempengaruhi suhu udara di Indonesia hingga mencapai 40 derajat celsius. Di India beberapa waktu lalu, suhu udara juga pernah mencapai 40 derajat celsius tetapi hal itu bukan karena radiasi matahari. Saat itu ada angin gunung, kemudian ada angin dari depan. Di depan gunung banyak hujan, sedangkan di belakang gunung suhu udara tinggi. “Makanya di India pernah 40 derajat,” ujarnya.

Kukuh mengimbau ke masyarakat tidak mempercayai informasi soal cuaca yang tidak jelas sumbernya. Dia mengatakan informasi cuaca di Indonesia akan mencapai 40 derajat celsius bisa meresahkan. “Kalau ada informasi seperti ini bisa tanya pada sumbernya, bisa langsung tanya ke semua BMKG di daerah,” tegasnya.

Equinox adalah fenomena astronomi di mana matahari melintasi garis khatulistiwa secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun yaitu pada 21 Maret dan 23 September. Saat equinox berlangsung, durasi siang dan malam di seluruh bagian bumi hampir relatif sama termasuk wilayah yang berada di subtropis bagian utara maupun selatan.

Sebelumnya, beredar informasi melalui pesan singkat bahwa akan terjadi fenomena equinox yang disebut akan memengaruhi Malaysia, Singapura, Indonesia lima hari ke depan. Pesan tersebut menyarankan untuk tinggal di dalam rumah atau di ruang kerja. Suhu berfluktuasi sampai 40 derajat Celcius. Hal ini menyebabkan dehidrasi dan matahari stroke. Diminta juga untuk menjaga kesehatan diri agar tidak dehidrasi dan memonitor tekanan darah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *