5 Aturan Unik Yang Hanya Ada di Indonesia

Memakai Baju Hijau di Pantai

Setiap negara memiliki aturan sendiri guna menertibkan rakyatnya. Dari berbagai penjuru dunia, sudah banyak aturan yang berlaku baik itu menyeramkan maupun aturan lucu. Di Indonesia sendiri, terdapat banyak aturan yang hingga saat ini masih berjalan, baik itu aturan pemerintah, aturan desa ataupun aturan adat.

Berkaca dari berbagai aturan yang ada, Dahsyat.net sengaja merangkum 5 aturan unik yang saat ini masih dilestarikan dan menjadi kebiasaan di tanah kita. Apa saja aturan tersebut? Berikut uraiannya.

1. Memakai Baju Hijau di Pantai

Jika bertandang ke pantai-pantai yang berada di kawasan Jawa, pasti pernah dengar larangan memakai baju hijau. Apalagi dengan pantai Parangtritis yang konon ceritanya menjadi kerajaan bagi Nyi Roro Kidul. Bagi mereka yang menggunakan baju hijau ke sana sama saja ingin berkunjung ke kerajaan ratu dunia gaib ini.

Memakai Baju Hijau di Pantai
Memakai Baju Hijau di Pantai[Image Source]
Namun, sebenarnya beberapa orang mengatakan bahwa larangan memakai baju hijau hanyalah mitos. Tapi secara logika, ketika orang yang hilang dan terseret ombak dengan memakai baju warna hijau memang susah diidentifikasi. Hal ini dikarenakan warna baju hampir sama dengan warna laut yang ada di pantai ini. Percaya?

2. Pacaran Lebih Dari Jam 9 Malam Dinikahkan

Dedi Mulyadi bupati Purwokerta menerapkan aturan yang bisa dibilang unik. Beliau menerapkan aturan dalam rangka membatasi tata cara bertamu dan juga mengatur kegiatan yang dilakukan oleh para remaja berpacaran. Para remaja di Purwokerto kini hanya bisa bertamu atau keluar rumah sampai jam malam.

Pacaran Lebih Dari Jam 9 Malam Dinikahkan
Pacaran Lebih Dari Jam 9 Malam Dinikahkan [Image Source]
Kebijakan tersebut dikarenakan banyaknya anak muda saat ini sering pulang malam hingga dini hari dengan lawan jenisnya. Jika aturan tersebut dilanggar hingga 3 kali peneguran, terpaksa pemerintah setempat akan menikahkan paksa remaja tersebut. Dedi juga memberikan aturan bagi para remaja di bawah umur 17 tahun tidak diperbolehkan pacaran.

3. Ora Ilok (Pamali) Makan Sambil Berdiri

Ora ilok seakan menjadi kata ampuh untuk menasehati orang-orang masa kini. Ora Ilok yang memiliki arti pamali atau tidak baik ini juga digunakan oleh orang Jawa untuk melarang seseorang melakukan sesuatu. Salah satunya adalah makan sambil berdiri.

Ora Ilok (Pamali) Makan Sambil Berdiri
Ora Ilok (Pamali) Makan Sambil Berdiri [Image Source]
Sebagian besar orang Indonesia memang makan dengan duduk rapi di depan meja. Dan budaya makan sambil berdiri itu hanya ada di luar. Kalaupun ada di Indonesia, itu sudah menjadi kebiasaan yang dibawa dari luar. Nah, makan sambil berdiri ini tidak hanya pamali, namun memang tidak baik untuk kesehatan loh.

4. Korban Pemerkosaan Malah Dinikahi Pelaku

Permerkosaan di Indonesia semakin hari semakin merajalela. Bukan hanya para anak gadis yang menjadi korban pelecehan seksual, tetapi juga anak di bawah umur. Namun, ada aturan aneh yang masyarakat gunakan. Ialah menikahkan si korban dengan pemerkosa.

Korban Pemerkosaan Malah Dinikahi Pelaku
Korban Pemerkosaan Malah Dinikahi Pelaku[Image Source]
Aturan tersebut dibuat semata-mata agar keluarga korban tidak malu karena harus melahirkan anak tanpa bapak. Sebenarnya menikahi korban atau tidak adalah hak dari pelaku. Dan baik menikahi ataupun tidak pelaku akan tetap mendapatkan hukuman penjara.

5. Dilarang Duduk di Depan Pintu

Beberapa orang Jawa masih sangat memperhatikan adat istiadat yang dibawa oleh nenek moyangnya. Agar tidak punah mereka juga mewariskan tradisi tersebut kepada anak dan cucunya, termasuk larangan bagi anak perempuan duduk di depan pintu.

Dilarang duduk di depan Pintu
Dilarang duduk di depan Pintu[Image Source]
Larangan ini merupakan kepercayaan yang mereka anut dan diyakini jika anak perempuan melanggar akan menjadi perawan tua. Seperti garis besar, bagi anak perempuan yang duduk di depan pintu akan jauh dari jodohnya atau kesulitan dalam bertemu degan jodohnya. Padahal jika dipikir kembali, mereka yang duduk di depan sebenarnya akan menghalangi orang yang lewat pintu.

Yah, masih ada ratusan aturan unik yang berkembang di dalam hidup masyarakat Indonesia. Meski memikat dan terkesan lucu, kita yang sebagai orang Indonesia seakan tak mempedulikan hal tersebut. Malah enjoy-enjoy saja dengan aturan yang memberikan nilai positif bagi kita. Tentunya bangga dong punya aturan unik seperti di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *