Anak Gunung Rinjani Meletus, Sejumlah Penerbangan Tertunda

Anak Gunung Rinjani Meletus via bbc

Bandara Ngurah Rai ditutup sejak Selasa malam, begitu juga dengan Bandara Blimbingsari di Banyuwangi juga diputuskan untuk ditutup hingga hari ini, Kamis (5/11). Hal tersebut karena adanya abu vulkanik dampak letusan anak Gunung Rinjani, Gunung Barujani, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Namun Bandar Udara Internasional Lombok aman dari abu vulkanik dan masih tetap buka dan beroperasi seperti biasa. Kepala Stasiun Meterologi Selaparang Catur Winarti mengaku hal itu bisa terjadi karena sebaran abu vulkanik mengarah ke barat dan barat daya. Adapun Bandara Udara International Lombok terletak di sisi selatan gunung.

Catur juga mengatakan ketinggian sebaran abu vulkanik mencapai 6 hingga 7 kilometer di atas permukaan laut. “Sebaran angin sampai ke timur wilayah Jawa. Kami masih memantau terus pergerakan abu seperti apa,” kata prakirawan di Stasiun Meteorologi Selaparang-BIL, Petrus Sina Dey Dala, Rabu (4/11).

Anak Gunung Rinjani Meletus via voaindonesia
Anak Gunung Rinjani Meletus via voaindonesia

Sementara itu, penerbangan dari Australia menuju ke Bali juga kembali ditutup. Akibatnya, seluruh penerbangan Virgin Australia dan Jetstar kemarin dibatalkan. Sedangkan sekitar 13 penerbangan Air Asia juga terganggu. Di Bandara Ngurah Rai, Bali para penumpang yang terdampar karena penundaan atau pembatalan penerbangan memenuhi ruang tunggu.

Erupsi Gunung Barujari yang ada di dalam kaldera Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih berlanjut hingga Rabu pagi (4/11). Bahkan, intensitas gempa dan letusan semakin membesar. Erupsi yang terjadi pun menyebarkan abu vulkanik ke arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 10 knots pada lapisan permukaan dengan ketinggian 14.000 kaki.

Letusan mencapai 3.800 meter dari permukaan laut atau 1.500 meter dari puncak Gunung Barujari. Abu vulkanik menyelimuti Selat Lombok, Bali, Selat Bali hingga Banyuwangi, Jawa Timur. Gunung Rinjani sudah dalam status Waspada level II sejak 25 Oktober lalu. Letusan lanjutan masih mungkin terjadi mengingat sejumlah gempa tremor yang masih berlangsung 5-10 detik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *