Alasan Dibalik Tingkah Lucu Balita Berdiri di Atas Toilet Ini Bikin Hati Para Ibu Remuk

Balita identik dengan sikapnya yang tak bisa diam. Di usia ini banyak sekali tingkah yang diperbuat mereka. Kita sebagai orang dewasa, kadang merasa gemas dan senang atau bahkan mengelus dada melihat tingkah mereka.

Belakangan ini seorang ibu di Amerika Serikat memposting foto putrinya yang berusia 3 tahun sedang berdiri di toilet. Stacey Wehrman Feeley berpikir tingkah putrinya tersebut lucu. Tanpa pikir panjang, ia mengambil foto sang putri dan akan membagikan jepretannya pada suami.

Tingkah lucu tersebut kemudian mematahkan hatinya ketika ia mengetahui latar belakang perbuatan sang buah hati. Usut punya usut, tingkah berdiri di atas toilet balita tersebut adalah sebuah upaya melindungi diri ketika terjadi penembakan dalam sebuah gedung.

“Aku bertanya, ‘Apa yang kamu lakukan? Kenapa berdiri di toilet?’,” tanya Feeley pada putrinya.

“Berlindung, kamu harus tetap tenang,” balas putrinya.

Alasan tersebut membuat hati Feeley sebagai seorang ibu remuk redam. Bagaimana tidak? Seorang balita berusia 3 tahun yang seharusnya bermain dengan riang gembira sudah harus berlatih untuk melindungi diri.

Dalam postingan tersebut Feeley mengatakan, “Lihatlah para politisi. Ini adalah anak, cucu, dan buyutmu serta generasi di masa depan. Mereka akan hidup dan tumbuh di dunia ini tergantung dari keputusanmu.”

Balita berdiri di atas toilet [image source]
Balita berdiri di atas toilet [image source]
Foto ini dipostingnya 3 hari setelah kejadian penembakan klub gay, Pulse di Orlando. Sampai saat ini Foto tersebut sudah dibagikan sekitar 22. 500 kali. Tentu saja postingan miris ini mendapat beragam reaksi dari para netizen. Kebanyakan dari mereka menyoroti undang-undang kepemilikan senjata di Amerika Serikat.

“Sebagai ibu dari seorang balita berusia 4 tahun, aku SANGAT bersyukur hidup di Australia. Kami terbebas dari penembakan massal selama 20 tahun sejak tahun 1996. Semua itu berkat undang-undang kepemilikan senjata kami. Amerika sadarlah, semua generasimu tergantung PADAMU,” Ungkap akun facebook Lisa Robson.

“Guru-guru seharusnya dilatih untuk menggunakan senjata untuk berjaga-jaga ketika suatu saat terjadi penembakan massal,” menurut akun Mason Storm.

Feeley sangat peduli tentang undang-undang kepemilikan senjata di Amerika Serikat. Ia berharap, undang-undang tentang senjata yang ketat dapat mengontrol terjadinya tindak kejahatan meskipun tidak 100%. Sayangnya senat Amerika Serikat menolak proposal mengenai peredaran senjata dan pengecekan penggunaan senjata untuk kaum ekstrimis.

Sebagai seorang ibu, Feeley hanya ingin putrinya hidup di dunia yang aman, dimana ia bisa bebas bermain-main tanpa ancaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *