5 Hal Mengejutkan Tentang Aksi Bunuh Diri di Alun-alun Bandung

Dalam hidup kita akan selalu mengalami masalah. Beberapa orang berani menghadapi masalah tersebut. Namun, tak sedikit juga yang mengibarkan bendera putih. Kalau sudah seperti itu, kadang jalan pintas yang terpikirkan adalah mengakhiri hidup.

Seperti yang dilakukan seorang pria paruh baya di Bandung. Ia rela mengakhiri hidup dengan melompat dari JPO di alun-alun Bandung. Siapa dan mengapa ia melakukan hal tersebut?

1. Pria Itu Bernama Ciptadi

CIptadi di atas videotron [image source]
CIptadi di atas videotron [image source]
Sebelumnya identitas pria paruh baya yang berdiri di atas videotron JPO Alun-alun Bandung belum diketahui. Masyarakat di sekitar JPO bertanya-tanya siapa pria yang nekad berdiri di atas ketinggian sekitar 10-15 meter itu. Setelah beberapa lama, identitas pria tersebut terbongkar. Ia bernama Ciptadi (54 tahun)

2. Motif Bunuh Diri Diduga Karena Depresi

Jenazah Ciptadi [image source]
Jenazah Ciptadi [image source]
Banyak yang bertanya-tanya mengenai motif bunuh diri yang dilakukan oleh Ciptadi.  Akhirnya motif bunuh diri tersebut diketahui. Ciptadi yang seorang gelandangan nekat mengakhiri nyawa dengan melompat dari JPO diduga karena depresi berat. Menurut penuturan beberapa saksi mata, ia sempat menari-nari di atas videotron sebelum akhirnya terjun bebas.

3. Sempat Meminta Kertas dan Pulpen

Ciptadi di atas videotron [image source]
Ciptadi di atas videotron [image source]
Kejadian tersebut terjadi Jumat (1/7) saat masyarakat Bandung tengah berangkat menuju masjid untuk beribadah sholat Jumat. Saat itu Ciptadi sudah berada di atas videotron. Menurut pengakuan saksi mata, Ciptadi sempat meminta secarik kertas dan bulpen. Entah hendak digunakan untuk apa.

“Saya ke atas. Dia minta kertas sama pulpen. Dikasih ke dia, tapi baru dikasih saya lihat sudah melayang dari atas jatuh ke jalan,” terang Sudirman, satpol PP yang bertugas saat itu.

4. Tak Menggubris Bujukan Untuk Turun

Ciptadi saat dibujuk turun [image source]
Ciptadi saat dibujuk turun [image source]
Melihat Ciptadi yang tengah berdiri di tempat berbahaya, petugas keamanan sekitar tak tinggal diam. Mereka segera mengambil tindakan untuk membujuk Ciptadi turun dari ketinggian. Ia cukup lama berada di atas videotron, sekitar satu jam. Namun, Ciptadi yang diduga stress bersikukuh berada di atas videotron dan akhirnya nyawa pria tersebut melayang.

5. Antara Melompat dan Terpeleset

Aksi nekat yang dilakukan Ciptadi ini tentu saja tak lepas dari sorotan netizen. Mereka sempat merekam video saat Ciptadi terjatuh dari ketinggian 10-15 meter tersebut. Setelah melihat video tersebut, netizen meragukan kejadian ini adalah aksi bunuh diri. Ada yang berpendapat Ciptadi terpeleset atau kebawa angin, seperti akun @Naatalio_Dandi, ‘@juriglagu @PRFMnews ini keknya dia kepleset dari atas atau kebawa angin dehh,kalo lompat ga mungkin.’ Hal senada juga diungkapkan oleh akun @arirante, ‘@DiaZKillaZ @ridwankamil buset serem jg ! kirain g sngja jatoh’.

Tak sedikit orang yang memilih mengakhiri hidup sebagai penyelesaian dari sebuah masalah. Mereka memilih jalan pintas tersebut karena hanya ingin lari dari masalah. Namun, sebenarnya bunuh diri bukanlah solusi yang tepat untuk suatu masalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *