Ada Apa Dengan Cinta Kini Hadir Dalam Bentuk Novel

Ada Apa Dengan Cinta Kini Hadir Dalam Bentuk Novel via republika

Kisah romansa Rangga dan Cinta dalam film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) dihadirkan dalam bentuk novel menjelang penayangan sekuel film AADC 2 pada akhir April 2016 mendatang. Novel AADC ini merupakan hasil adaptasi dari film tahun 2002 yang melambungkan nama Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra.

Novel yang dituliskan oleh Silvarani tersebut baru saja diluncurkan di toko buku Kinokuniya, Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (15/4). Sang penulis yang juga telah menovelisasi film Super Didi dan Tiga Srikandi diberikan kesempatan untuk mewujudkan cerita Cinta dan Rangga ke dalam lembaran-lembaran kertas novel.

Diakuinya, dia juga merupakan salah satu penggemar AADC ketika remaja. “Saya membaca buku skenario dan menonton ulang filmnya untuk mendeskripsikan gestur-gestur. Saya dan teman-teman mempunyai buku curhat,” kata Silvarani mengacu pada buku milik Cinta berisi curahan hatinya dalam film AADC di Jakarta, Jumat (15/4).

Ada Apa Dengan Cinta Kini Hadir Dalam Bentuk Novel via republika
Ada Apa Dengan Cinta Kini Hadir Dalam Bentuk Novel via republika

Produser AADC 2, Mira Lesmana mengemukakan novelisasi ini diawali dari tawaran salah satu penerbit untuk membuat film AADC ke dalam bentuk baru. Ketika itu dia baru tersadar bila filmnya belum pernah diadaptasikan ke dalam bentuk novel. Dia mengaku kaget kalau film yang rilis 14 tahun lalu itu bisa dijadikan sebuah novel.

“Saya tidak tahu kalau ternyata bisa dinovelisasi dan penerbit menawarkannya ke saya. Saya pikir ini momen yang pas untuk meluncurkan novelisasi AADC. Saya kaget, rasanya terlewat saja, dulu pernah bikin novelisasi tapi di Jepang. Harus dari generasi yang waktu itu, tetapi punya gaya bahasa yang bisa dinikmati generasi sekarang,” papar Mira Lesmana.

Mira kembali menjelaskan bahwa cerita AADC memiliki nilai plus tersendiri. Kisahnya dekat dengan yang terjadi di masyarakat. “Mungkin kita merasa ceritanya simple, sederhana, dan nggak ada drama melankolisnya. Tetapi ya itu, yang membuat orang-orang menonton AADC dan Silvarani kemudian menovelisasinya,” pungkasnya.

Mira berharap novel ini dapat menjangkau generasi muda maupun mereka yang menikmati AADC saat remaja untuk mendapat cerita yang lebih dielaborasi. Selain itu, buku kumpulan puisi “Tidak Ada New York Hari Ini” karya Aan Mansyur yang ditampilkan dalam film AADC 2 juga akan dirilis pada 28 April mendatang serentak dengan penayangan film AADC 2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *